DIGITAL LIBRARY



JUDUL:VARIASI KONSENTRASI BUMBU TERHADAP KUALITAS ABON IKAN SEPAT SIAM (Trichogaster pectoralis) PRESTO
PENGARANG:LISA MAYA SARI
PENERBIT:FAKULTAS PERIKANAN DAN KELAUTAN
TANGGAL:2018-08-08


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi bumbu terhadap penerimaan panelis, kandungan protein, kadar air dan kalsium abon ikan sepat siam presto. Kegunaan dari penelitian ini yaitu dari penambahan bumbu yang berbeda mampu memperbaiki kualitas ikan sepat siam yang tidak digemari masyarakat karena aroma amis dan berbau lumpur.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan tiga kali ulangan. Rancangan ini digunakan untuk mengetahui dan membandingkan pengaruh dari berbagai perlakuan. Perlakuan yang digunakan yaitu, penambahan bumbu sebanyak 15% (Perlakuan O/kontrol), 25% (Perlakuan A) dan 35% (Perlakuan B).
Parameter uji dalam penelitian ini adalah Uji Organoleptik yang meliputi; kenampakan, aroma, rasa dan tekstur. Kemudian Uji Kimia meliputi uji kadar air, protein dan kalsium.
Hasil analisis uji organoleptik spesifikasi kenampakan rerata tertinggi yaitu perlakuan A (8,1) dengan kriteria warna coklat spesifik jenis, serat homogen dan sangat cemerlang. Setelah dilakukan uji tanda antara perlakuan B-O dan B-A tidak berbeda nyata, sedangkan pada A-O antara perlakuan berbeda sangat nyata. Pada spesifikasi aroma nilai rerata perlakuan O (7,3), A (7,8) dan B (7,0), dari kesemua perlakuan memiliki kriteria aroma spesifik ikan kurang kuat. Hasil analisis uji tanda antara perlakuan yaitu B-O, B-A dan A-O semuanya tidak berbeda nyata terhadap spesifikasi aroma. Nilai rerata spesifikasi rasa adalah O (6,3), A (7,1) dan B (7,0) dengan kriteria yaitu spesifik abon ikan terasa. Uji tanda menujukkan perlakuan B-O, B-A dan A-O semuanya tidak berbeda nyata. Pada spesifikasi tekstur nilai rerata menunjukkan perlakuan A (8,5), B (6,1) dan O (6,6), nilai tertinggi (perlakuan A) memiliki kriteria tekstur kering dan tidak menggumpal. Uji tanda perlakuan B-A dan A-O berbeda nyata, sedangkan antara perlakuan B-O tidak berbeda nyata.
Hasil uji kimia yaitu, pada uji kadar air nilai rerata perlakuan O (3,38%), A (2,50%), B (2,79%), keseluruhan nilai rerata perlakuan memenuhi standar SNI 7690.1:2013 karena dibawah 15%. Hasil uji statistik BNT perlakuan A-O, A-B dan B-O berbeda sangat nyata. Hasil uji kadar protein memiliki nilai rerata perlakuan O (36,12%), A (48,91%) dan B (60,95%), keseluruhan nilai tersebut memenuhi standar SNI 7690.1:2013 karena nilai di atas 30%. Uji statistik berupa BNJ terhadap perlakuan B-A dan A-O diketahui berbeda nyata, namun pada perlakuan B-O berbeda sangat nyata. Uji kalsium dilakukan pada hasil organoleptik terbaik yaitu perlakuan A, dengan nilai 60,56 mg/Ca. Kalsium ini diharapkan mampu menambah kebutuhan harian kalsium dalam tubuh.
Kesimpulan secara keseluruhan, perlakuan terbaik adalah A, hasil data statistik diperoleh antara perlakuan berpengaruh nyata atau terima H1 dan tolak H0, artinya variasi konsentrasi bumbu berpengaruh terhadap kualitas abon ikan sepat siam presto.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI