DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOGNITIF MENGENAL ANGKA 1-10 DENGAN MODEL SAVI DAN DIRECT INSTRUCTION MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL BADAMPRAK KREASI PADA KELOMPOK A TK NUSANTARA BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | SABARIAH RAHAYU | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2022-07-20 |
Rahayu, Sabariah. 2022. “Mengembangkan Kemampuan Kognitif Mengenal Angka 1-10 Dengan Model SAVI Dan Direct Instruction Melalui Permainan Tradisional Badamprak Kreasi Pada Kelompok A Tk Nusantara Banjarmasin”. Skripsi Program Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing Dr. Novitawati, S.Psi., M.Pd.
Kata Kunci: Mengenal Angka 1-10, Model SAVI Dan Direct Instruction Melalui Permainan Tradisional Badamprak Kreasi.
Sejak usia dini konsep bilangan perlu diperkenalkan. Anak belajar menghubungkan objek nyata dengan simbol matematis namun permasalahan dalam penelitian ini pada kegiatan kemampuan kognitif mengenal bilangan angka di TK Nusantara Banjarmasin masih rendah.Rendahnya pembelajaran pengenalan konsep bilangan pada anak-anak disebabkan karena kurang tersedianya media pembelajaran yang dapat mendorong anak untuk melakukan kegiatan pengenalan konsep bilangan, serta kurang terbukanya kesempatan untuk bermain dan bereksplorasi dengan bebas melalui peran guru, terutama penggunaan metode maupun model yang kurang tepat sehingga pembelajaran menjadi membosankan dan kurang menyenangkan. Upaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan menggunakan 2 model yaitu SAVI dan Direct Instruction melalui permainan tradisional Badamprak Kreasi yang bertujuan dapat mengembangkan kemampuan kognitif anak dalam mengenal bilangan angka 1-10 lebih menarik untuk memacu meningkatkan motivasi belajar anak, partisipasi dan keaktifan anak dalam kelas maupun luar kelas.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 3 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A TK Nusantara Banjarmasin berjumlah 7 orang anak. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif, melalui observasi aktivitas guru dan anak. Data kuantitatif diperoleh melalui teknik pengukuran dengan tes secara individu. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif yang di jabarkan dengan tabulasi dan grafik di sajikan dengan indikator keberhasilan perkembangan yang ditetapkan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru berada pada kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas anak menunjukkan peningkatan mencapai kriteria “Sangat Aktif’. Sedangkan hasil capaian perkembangan anak mencapai kriteria “Berkembang Sangat Baik”.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penggunaan model SAVI dan Direct Instruction melalui permainan tradisional Badamprak Kreasi dapat meningkatkan aktivitas dan hasil capaian perkembangan anak. Disarankan penggunaan model tersebut sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan aktivitas belajar yang berdampak pada peningkatan hasil capaian perkembangan anak dalam mengenal bilangan angka.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI