DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | IMPLEMENTASI MODEL SCIENTIFIC CRITICAL CREATIVE THINKING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, BERPIKIR KREATIF, DAN SELF EFFICACY PADA PEMBELAJARAN HIDROLISIS GARAM DI KELAS XI MIPA SMAN 10 BANJARMASIN TAHUN PELAJARAN 2021/2022 | |
| PENGARANG | : | NURUL HUDA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2022-07-25 |
Keterampilan abad 21 menuntut peserta didik memiliki keahlian menalar, mengolah informasi, menganalisis atau berpikir kritis dan berpikir kreatif yang dapat digunakan dalam menyelesaikan suatu permasalahan dalam proses pembelajaran kimia. Model Scientific Critical Creative Thinking (SCCrT) merupakan model pembelajaran yang dapat digunakan pada materi hidrolisis garam di kelas XI MIPA SMAN 10 Banjarmasin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan (1) keterampilan berpikir kritis (2) keterampilan berpikir kreatif dan (3) self-efficacy peserta didik terhadap implementasi model SCCrT pada materi hidrolisis garam. Metode dalam penelitian ini eksperimen semu dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitiannya ialah peserta didik kelas XI MIPA 3 berjumlah 34 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 4 berjumlah 35 orang sebagai kelas kontrol. Variabel bebas meliputi model SCCrT, sedangkan variabel terikat meliputi keterampilan berpikir kritis dan berpikir kreatif, serta self-efficacy. Pengumpulan data menggunakan teknik tes untuk keterampilan berpikir kritis dan berpikir kreatif dan non tes untuk keterampilan self-efficacy. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) adanya perbedaan keterampilan berpikir kritis dengan rata-rata kelas eksperimen 62,13 dari 17,16 dan kelas kontrol 49,40 dari 18,45 (2) adanya perbedaan keterampilan berpikir kreatif dengan rata-rata kelas eksperimen 56,10 dari 4,85 dan kelas kontrol 49,86 dari 0,29 dan (3) adanya perbedaan self-efficacy dengan rata-rata kelas eksperimen 66,16 dari 56,08 dan kelas kontrol 63,96 dari 58,48. Kelas eksperimen lebih baik di banding kelas kontrol dalam melatih keterampilan berpikir kritis dan berpikir kreatif, serta self-efficacy peserta didik dalam pembelajaran materi kimia hidrolisis garam.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI