DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Karakterisasi Mineral Magnetik dan Logam Berat Pada Tanah (Kebun Jeruk) di Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan
PENGARANG:HABIB ABDILLAH-311
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2022-07-26


Diketahui bahwa lahan di Kabupaten Barito Kuala masih didominasi
penggunaannya untuk lahan pertanian dan perkebunan dengan jenis tanahnya
adalah tanah gambut. Lahan gambut (Histosol) yang berada di Kabupaten ini pada
umumnya mempunyai keasaman yang tinggi sehingga akan menjadi hambatan
bagi pertumbuhan tanaman. tinggi ditambah dengan potensi kandungan besi yang
berlebihan akan bersifat racun bagi tanaman. Penelitian ini akan meneliti sampel
tanah perkebunan jeruk untuk mengetahui karakteristik magnetik berupa nilai
suseptibilitas magnetik dan kandungan logam berat serta korelasi antara kedua
variabel tersebut. Penelitian ini dilakukan di 5 lokasi menggunakan metode
kemagnetan lingkungan dengan alat Bartington MS2 suseptibilitas meter dan
AAS (
Atomic Absorption Spectrophotometry). Hasil yang diperoleh menunjukkan
nilai suseptibilitas yang terkandung paling tinggi sebesar 275,3 x 10
-8 m3/kg dan
yang terendah sebesar 12,9 x 10
-8 m3/kg. Adapun Logam berat yang terdapat pada
lokasi tersebut diantaranya adalah logam Cu, Zn, Pb, Fe dan Mn. Korelasi antara
nilai suseptibilitas magnetik dengan logam berat yang terkandung pada sampel
penelitian ialah Cu (0,659); Zn (0,081); Pb (-0,453); Fe (0,346); dan Mn (-0,197).
Hasil ini menunjukan adanya korelasi namun beberapa unsur ada yang bernilai
positif adapula yang bernilai negatif. Hal ini menandakan adanya faktor lain yang
mempengaruhi hal tersebut seperti asap kendaraan bermotor, pengaruh pupuk,
keadaan geologi, komposisi mineral magnetik dan lain-lain.


Kata kunci: Suseptibilitas magnetik, Logam berat, Bartington MS2 suseptibilitas
meter, AAS (
Atomic Absorption Spectrophotometry).

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI