DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENGEMBANGKAN KOGNITIF DALAM MENGENAL LAMBANG BILANGAN 1-10 MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PROJECT BASED LEARNING DAN KARTU ARISAN KELAS A PAUD TERPADU NEGERI PERTIWI MARTAPURA
PENGARANG:Nursyifa
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2022-07-26


ABSTRAK

 

Nursyifa. 2022.  Mengembangkan Kognitif Dalam Mengenal Lambang Bilangan 1-10 Menggunakan Kombinasi Model Project Based Learning Dan Kartu Arisan Kelas A Paud Terpadu Negeri Pertiwi Martapura. Skripsi Program Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Dr. Novitawati, S.Psi., M.Pd.

 

Kata Kunci : Project Based Learning, Kartu arisan , Kognitif, Lambang bilangan 1-10.

 

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan kemampuan kognitif anak, hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang bersifat  monoton yang merupakan salah satu dampak dari pandemi covid-19. Upaya pemecahan masalah ini yaitu dengan menggunakan kombinasi model pembelajaran project based learning dan kartu arisan. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas anak dan menganalisisi hasil perkembangan kognitif anak.

Pendekatan yang digunakan  adalah pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilakukan selama 2 siklus dan masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan, serta sumber data yang diperoleh menggunakan  data kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian adalah anak kelompok A PAUD Terpadu Negeri Pertiwi Martapura sebanyak 14 anak. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi aktivitas guru, aktivitas anak dan hasil perkembangan kognitif anak. Sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriftif dan cross table dan interpretasi menggunakan presentase dan kriteria. Indikator keberhasilan yaitu pada aktivitas guru memperoleh nilai skor ≥ 31  dengan kriteria sangat aktif, aktivitas belajar anak mencapai skor ≥19 secara individu dan secara klasikal ≥76% terlaksana dengan kriteria sangat aktif serta hasil perkembangan kognitif anak secara individu tercapai interpretasi berkembang sesuai harapan (BSH) dan secara klasikal berkembang sangat baik (BSB) terlaksana dengan interpretasi berkembang sangat baik (BSB).

Hasil temuan menunjukkana aktivitas guru meningkat pada pertemuan 1 dengan kriteria “Baik”, pada pertemuan 2,3 dan 4 mengalami peningkatan menjadi “Sangat Baik”. Aktivitas anak secara klasikal pada awal pertemuan 1 mendapatkan  presentase 8% dengan kriteria “Kurang Aktif” dan mengalami peningkatan pada pertemuan 2 dengan presentase 83% kriteria “Sangat Baik”  menjadi 100% dengan kriteria “Sangat Aktif” pada pertemuan 3 dan 4. Dan hasil perkembangan anak secara klasikal pada awal pertemuan 0% dengan interpretasi belum berkembang (BB) mengelamai peningkatan pada pertemuan 2 menjadi 75% dengan interprestasi berkembang sangat baik (BSB) dan mengalami peningkatan hingga 100% dengan interpretasi berkembang sangat baik (BSB) pada pertemuan ke 4.

Disimpulkan bahwa kombinasi model project based learning dan kartu arisan  berhasil memperbaiki kualitas guru, meningkatkan aktivitas belajar anak dan meningkatkan hasil perkembangan kognitif anak secara optimal. Disarankan penggunaan kombinasi model project based learning dan kartu arisan sebagai referensi pembelajaran yang efektif guna mewujudkan hasil perkembangan aspek kognitif lebih baik.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI