DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KEAKSARAAN AWAL MENGGUNAKAN MODEL CREATIV AND PLAY DENGAN MEDIA BAHAN ALAM PADA SISWA KELOMPOK A TK ISTIDADUL GULAM
PENGARANG:NORNAVIAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2022-07-26


Nornaviah. 2022. Mengembangkan Kemampuan Keaksaraan Awal Menggunakan Model Creativ And Play  dengan Media Bahan Alam Pada Siswa Kelompok A Tk Istidadul Gulam. Skripsi Program Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Prof. Drs. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D.

Kata Kunci: Aktivitas, Model Creativ and Play, Quantum Teaching, Think Pair and Share, Pesawat Terbang Meluncur, media bahan alam, Keaksaraan awal.

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan keaksaraan anak dengan indikator capaian perkembangannya mengenal simbol-simbol, menirukan huruf, dan menyebutkan huruf pada kelompok A TK Istidadul Gulam. Salah satu upaya meningkatkan aktivitas dan hasil perkembangan kemampuan keaksaraan awal yaitu melalui model pembelajaran Creativ and Play yang merupakan kombinasi dari model Quantum Teaching, Think Pair and Share dan Pesawat Terbang Meluncur dengan media bahan alam. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak, dan menganalisis hasil perkembangan anak dalam kemampuan keaksaraan awal.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dengan tiga kali pertemuan. Subjek penelitian anak kelompok A TK Istidadul Gulam Tahun ajaran 2021/2022, jumlah anak sebanyak 16 orang. Jenis data dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif, melalui observasi aktivitas guru dan aktivitas anak. Data kuantitatif diperoleh melalui teknik pengukuran dengan tes secara individu. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif yang di jabarkan dengan tabulasi dan grafik di sajikan dengan indikator keberhasilan perkembangan yang ditetapkan.

Hasil penelitian ini menujukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan I mencapai kriteria baik, pada pertemuan II mencapai kriteria sangat baik, dan pada pertemuan III mencapai kriteria sangat baik. Aktivitas anak secara klasikal pada pertemuan I presentase 50% dengan kriteria cukup aktif, pertemuan II presentase 75% dengan kriteria aktif, pertemuan III presentase 100% dengan kriteria sangat aktif. Ketuntasan hasil perkembangan anak secara klasikal pada pertemuan I mencapai presentase 50% dengan kriteria MB, pertemuan II mencapai presentase 75% dengan kriteria BSH, dan pertemuan III mencapai presentase 100% dengan kriteria BSB.

Hasil penelitian disimpulkan bahwa model Creativ and Play dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil perkembangan anak. Disarankan penggunaan model tersebut sebagai salah satu alternative dalam meningkatkan aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil perkembang anak dalam kemampuan keaksaraan awal.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI