DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PRODUKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PENGOLAHAN ANYAMAN PURUN (Lepironia articulatta Domin) TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA SUNGAI RUTAS KABUPATEN TAPIN | |
| PENGARANG | : | AHMADI | |
| PENERBIT | : | FAKULTAS KEHUTANAN | |
| TANGGAL | : | 2018-08-09 |
Desa Sungai Rutas Kecamatan Candi Laras Selatan Kabupaten Tapin sudah sejak lama mengolah dan memproduksi anyaman dari purun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas dan kontribusi pengolahan anyaman purun (Lepironia articulatta Domin) terhadap pendapatan masyarakat. Metode yang digunakan observasi di sentral kerajinan anyaman purun dan metode wawancara berdasar kuesioner pada responden pengrajin anyaman purun responden diambil 100% dari jumlah pengrajin jenis kerajinan yang dibuat ada dua yaitu kerajinan anyaman tikar dan topi responden pengrajin anyaman tikar ada 8 orang dan pengrajin anyaman topi 14 orang.
Produktivitas pembuatan tikar berkisar antara 0,085 buah/jam, sampai 0,101 buah/jam. Produktivitas tertinggi responden Arniah 0,101 buah/jam, terendah Dariah 0,085 buah/jam. Produktivitas pembuatan topi berkisar 1,035 buah/jam, sampai 1,364 buah/jam. Produktivitas tertinggi responden Fajarianti 1,364 buah/jam, terendah Responden Asniah 1,035 buah/jam. Pendapatan bersih pembuatan tikar berkisar antara Rp. 2.300.000,00 sampai Rp. 2.863.500,00. Pendapatan tertinggi responden Marsiah Rp. 2.863.500,00 pertahun terendah responden Dariah Rp. 2.300.000,00 pertahun. Pendapatan bersih pembuatan topi berkisar antara Rp 2.180.854,00 sampai Rp. 3.512.760,00. Pendapatan tertinggi responden Fajarianti Rp. 3.512.760,00 pertahun, pendapatan terendah responden Salamiah Rp. 2.180.354,00 pertahun. Kontribusi anyaman tikar purun rata-rata 30,30%. Tertinggi responden Laila Hastuti sebesar 36,28%, terendah responden Arniah 26,44%, kontribusi topi purun rata-rata 30,01%.Tertinggi responden Aisyah sebesar 45,37% , terendah responden Salamiah sebesar 18,51%.
| NO | DOWNLOAD LINK |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI