DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Komunikasi Antar Etnik Bugis dan Etnik Banjar Dalam Kehidupan Antarbudaya di Pesisir Selatan Desa Sungai Loban Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan
PENGARANG:SUKMA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2022-07-29


ABSTRAK

 

Sukma, D1C115036. (2022) Komunikasi Antarbudaya Etnik Bugis Dan Etnik Banjar Dalam Kehidupan Antarbudaya Di Pesisir Selatan Desa Sungai Loban Kabupaten Tanah Bumbu  Kalimantan Selatan. Dibimbing oleh Bachruddin Ali Akhmad dan Noviana Sari.

Komunikasi antarbudaya adalah salah satu ciri khas dari bangsa Indonesia dengan keberagaman suku. Perbedaan yang sangat mencolok pada setiap etnik sangat berbeda yang dapat menimbulkan presepsi yang berbeda setiap individu. Namun keharmonisan dapat bertahankan dengan memperhatikan beberapa indikator yaitu unsur-unsur kommunikasi antarbudaya, karakteristik antarbudaya dan hambatan-hambatan komunikasi antarbudaya.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari dua orang etnik Bugis dan dua orang etnik Banjar di Desa Sungai Loban Kabupaten Tanah Bumbu. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi Miles dan Hubberman.

Hasil penelitian ini menunjukka bahwa komunikasi antarbudaya etnik Bugis dan etnik Banjar pada perspektif situsional ethnicity yang terlihat lebih mengarah pada hubungan sosial. Etnik Bugis dan etnik Banjar lebih menekankan komunikasi pada  menjalin hubungan sosial yang baik atau harmonis. Etnik Bugis dan etnik banjar juga sama-sama memggunakan bahasa (verbal) dan sesekali menggunakan isyarat namun jarang dan hanya dengan orang-orang tertentu. Etnik Bugis dan etnik Banjar sama-sama menanamkan nilai kekeluargaan, saling menghormati, dan memahami antar kedua etnik sehingga dapat mempertahankan kehidupan yang harmonis.

Kata kunci : Komunikasi Antarbudaya, Etnik Bugis, Etnik Banjar.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI