DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH PENAMBAHAN KALSIUM KARBONAT TERHADAP KOAGULASI ASAM HUMAT AIR GAMBUT MENGGUNAKAN POLIALUMINIUM KLORIDA | |
| PENGARANG | : | IKKE KRISNAWATI | |
| PENERBIT | : | FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM | |
| TANGGAL | : | 2018-08-30 |
PENGARUH PENAMBAHAN KALSIUM KARBONAT TERHADAP
KOAGULASI ASAM HUMAT AIR GAMBUT MENGGUNAKAN
POLIALUMINIUM KLORIDA (Oleh; Ikke Krisnawati; Pembimbing: Dr.Uripto
Trisno Santoso, S.Si,M.Si, dan Dwi Rasy Mujiyanti, S.Si., M.Si.; 2018; 27
halaman)
Salah satu permasalahan air gambut untuk digunakan sebagai air bersih adalah
tingginya kandungan asam humat (AH). Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh penambahan kalsium karbonat (CaCO3) terhadap koagulasi
asam humat air gambut menggunakan polialuminium klorida (polyaluminum
chloride, PAC). Koagulasi dilakukan dengan menggunakan PAC dengan variasi
dosis koagulan PAC (4, 8, 12, dan 16 ppm) dilakukan pengadukan cepat selama 2
menit kemudian dilanjutkan dengan pengadukan lambat selama 10 menit dan
didiamkan selama 60 menit dengan dan tanpa penambahan CaCO3. Konsentrasi
AH dianalisis dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 256 nm
(AH256) dan 400 nm (AH400). Hasil penelitian menunjukkan bahwa koagulasi
PAC (tanpa CaCO3) lebih tinggi daripada kemampuan koagulasi CaCO3 (tanpa
PAC). Pada dosis koagulan atau kokoagulan 4-16 ppm, tingkat koagulsi AH256
dan AH400 oleh PAC sebesar 87,49-91,74% dan 93,21-95,54% sedangkan tingkat
koagulasi oleh CaCO3 sebesar 65,11-68,94% dan 75,15-80,06%. Penambahan
kokoagulan CaCO3 (2-8 ppm) cenderung menurunkan tingkat koagulasi AH oleh
PAC 4 ppm, tetapi tidak mempengaruhi tingkat koagulasi AH oleh PAC 8 ppm
dan 12 ppm. Penambahan CaCO3 (2-8 ppm) dalam PAC 16 ppm dapat
meningkatkan tingkat koagulasi AH.
Kata kunci: asam humat, polialumunium klorida (polyaluminum chloride,
PAC), kalsium karbonat (CaCO3), koagulasi
| NO | DOWNLOAD LINK |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI