DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENERAPAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) –TOPSIS PADA SELEKSI PENERIMA BANTUAN ASISTENSI LANJUT USIA TERLANTAR (ASLUT) | |
| PENGARANG | : | MERIANA | |
| PENERBIT | : | FAK.MATEMATIKA DAN PENGETAHUAN ALAM | |
| TANGGAL | : | 2018-08-31 |
Dinas Sosial Kota Banjarbaru memiliki peran penting dalam mengambil keputusan penerima bantuan Asistensi Lanjut Usia Terlantar (ASLUT). Adapun kriteria yang digunakan dalam penentuan penerima bantuan yaitu umur, status pernikahan, latar belakang lanjut usia, kondisi kesehatan, riwayat pengobatan, penghasilan, frekuensi makan dalam 1 hari, frekuensi makan daging/telur dalam 1 minggu dan kondisi tempat tidur. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat akurasi penerapan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) - TOPSIS dalam menentukan rekomendasi penerima bantun (ASLUT). Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakaan dalam penentuan tingkat kepentingan setiap kriteria sedangkan pada tahapan perangkingan mengunakan metode Topsis. Berdasarkan hasil uji akurasi penerapan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) - TOPSIS yang telah di bandingkan dengan data perhitungan dan data dari Dinas Sosial Kota Banjarbaru di dapatkan nilai sebesar 100 %, sesuai dengan hasil dari data daftar penerima bantuan Asistensi Lanjut Usia Terlantar (ASLUT).
Kata kunci : Asistensi Lanjut Usia Terlantar (ASLUT), Sistem Pendukung Keputusan, AHP, TOPSIS.
| NO | DOWNLOAD LINK |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI