DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | POLA KUMAN, SENSITIVITAS SERTA KESESUAIAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA SPESIMEN DARAH PASIEN DI INTENSIVE CARE UNIT (ICU) RSUD ULIN BANJARMASIN TAHUN 2016-2017 | |
| PENGARANG | : | Wildasari Safitri | |
| PENERBIT | : | FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM | |
| TANGGAL | : | 2018-09-10 |
POLA KUMAN, SENSITIVITAS SERTA KESESUAIAN PENGGUNAAN
ANTIBIOTIK PADA SPESIMEN DARAH PASIEN DI INTENSIVE CARE UNIT
(ICU) RSUD ULIN BANJARMASIN TAHUN 2016-2017
(Oleh : Wildasari Safitri; Pembimbing : Difa Intannia, Herningtyas Nautika Lingga;
2018; 46 halaman)
Pola kuman dan sensitivitas antibiotik pada pasien yang menjalani perawatan
intensif sangat penting sebagai informasi dalam pertimbangan pemberian antibiotik
secara empirik pada pasien yang menunjukkan gejala dan tanda infeksi. Penelitian
ini bertujuan untuk mengevaluasi pola dan sensitivitas kuman terhadap antibiotik
berdasarkan spesimen darah serta mengevaluasi kesesuaian hasil uji sensitivitas
terhadap penggunaan antibiotik pada pasien yang dirawat di ICU RSUD Ulin
Banjarmasin Tahun 2016-2017. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
retrospektif terhadap data sekunder berupa catatan registrasi pasien, rekam medik
dan hasil laboratorium pasien ICU RSUD Ulin Banjarmasin tahun 2016-2017.
Jumlah populasi pada penelitian pola kuman dan sensitivitas yaitu 172 data pasien,
sedangkan jumlah populasi pada penelitian kesesuaian penggunaan antibiotik yaitu
40 rekam medis. Data pola kuman dan sensitivitas antibiotik diolah menggunakan
WHONET software, sedangkan pengolahan data kesesuaian penggunaan antibiotik
menggunakan Ms. Excel software. Kuman terbanyak pada pasien ICU RSUD Ulin
Banjarmasin tahun 2016 yaitu S.hominis ss. Hominis (23,36%), S.haemolyticus
(19,71%), S.epidermidis (10,22%), S.cohnii ss. Urealyticum (7,30%), dan E.coli
(5,11%). Sedangkan pada tahun 2017 yaitu S.hominis ss. Hominis (26,09%),
S.cohnii ss. Urealyticum (14,49%), S.haemolyticus (11,59%), K.pneumoniae ss.
Pneumoniae (8,70%), dan E.coli (8,70%). Antibiotik yang sensitif pada 5 kuman
terbanyak tahun 2016 dan 2017 yaitu amikasin, meropenem, vankomisin, linezolid
dan tigesiklin. Antibiotik yang resisten yaitu ampisilin, seftriakson, siprofloksasin,
levofloksasin dan klindamisin. Kesesuaian penggunaan antibiotik tahun 2016
sebesar 45%, sedangkan pada tahun 2017 kesesuaian penggunaan antibiotik sebesar
33%.
Kata kunci: Bakteri, antibiotik, sensitif, kesesuaian, darah, pasien ICU
| NO | DOWNLOAD LINK |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI