DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Skrining Fitokimia dan Aktivitas Antioksidan Infusa Daun Benalu Batu (Paraboea sp) sebagai Kandidat Antikanker
PENGARANG:NURUL MULIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2023-01-11


Benalu batu (Paraboea sp) adalah tanaman berasal dari Kalimantan yang secara empiris digunakan sebagai obat kanker yaitu, infusa daun, batang, akar dan bunga. Menurut WHO (2020) kanker adalah penyebab utama kematian di dunia. Salah satu penyebab kanker adalah radikal bebas yang dapat dicegah dengan antioksidan. Penelitian tanaman obat sebagai antikanker yang berasal dari lokal masih tergolong sedikit. Penelitian ini bersifat deskriptif laboratorik dengan tujuan mengetahui senyawa fitokimia dan aktivitas antioksidan pada infusa daun benalu batu (Paraboea sp). Skrining fitokimia secara kuantitatif dengan spektrofotometer pada panjang gelombang tertentu. Kapasitas aktivitas antioksidan ditentukan dengan scavenging radikal hidroksil, scavenging hidrogen peroksida (metode ruch) dan chelating logam (metode dinis). Sampel terdiri atas infusa daun benalu batu dengan larutan uji dan kontrol yang dilakukan masing-masing 3 kali pengulangan. Hasil penelitian fitokimia didapatkan rerata ± SD pada infusa daun benalu batu adalah senyawa saponin (4,210 ± 0,286%), alkaloid (2,520 ± 0,070%), flavonoid (13, 667 ± 0,382 mg/mlQE), tanin (0,335 ± 0,011 mg.ml GAE), fenolik (4,956 ± 0,252 mg/ml), steroid (42,357 ± 0,252 mg/ml) dan triterpenoid (9,922 ± 0,141). Aktivitas antioksidan scavenging radikal hidroksil (23,544 ± 1,601%), scavenging hidrogen peroksida (72,509 ± 1,952%) dan chelating logam (76,934 ± 3,985%). Berdasarkan hasil, infusa daun benalu batu mengandung senyawa saponin, alkaloid, flavonoid, tanin, fenolik, steroid dan triterpenoid dengan konsentrasi tertinggi adalah senyawa steroid. Infusa daun benalu batu mempunyai aktivitas antoksidan dan berpotensi sebagai kandidat antikanker.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI