DIGITAL LIBRARY



JUDUL:AKTIVITAS REPELEN EKSTRAK ETANOL DAUN JERINGAU (Acorus calamus L.) TERHADAP NYAMUK AEDES AEGYPTI
PENGARANG:MUHAMMAD ARIF RAHMAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2023-01-14


Demam Berdarah Dengue (DBD) telah menjadi salah satu penyakit yang

ditularkan nyamuk dengan penyebaran paling luas secara global. Vektor utama

DBD adalah nyamuk Aedes aegypti. Pengendalian nyamuk dapat dilakukan

dengan berbagai macam cara, salah satunya dengan penggunaan obat anti nyamuk

dalam bentuk repelen (penolak nyamuk). Tanaman yang dapat digunakan sebagai

repelen alami adalah daun jeringau (Acorus calamus L.). Daun jeringau yang

diekstrak menggunakan etanol 70% mengandung senyawa sekunder, seperti

alkaloid, flavonoid dan tanin yang berpotensi sebagai repelen. Tujuan umum dari

penilitian ini adalah untuk menguji aktivitas ekstrak etanol daun jeringau (Acorus

calamus L.) sebagai repelen terhadap nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini

merupakan penelitian yang bersifat eksperimental post test only with control

group design, terdiri dari 4 konsentrasi ekstrak etanol daun jeringau yaitu 12,5%,

25%, 50%, 100%, DEET 15% (kontrol positif) dan aquades (kontrol negatif)

dengan pengulangan sebanyak 4 kali. Serial konsentrasi ekstrak etanol daun

jeringau, K(-) dan K(+) dioleskan pada kulit lengan bawah yang dipaparkan pada

nyamuk selama 5 menit pada menit ke-0, 60, 120, dan 180. Konsentrasi 100%

pada menit ke-0 tidak memiliki perbedaan bermakna dengan kontrol positif

(p>0,05). Simpulan dari hasil penelitian ini adalah ekstrak etanol daun jeringau

dengan konsentrasi 12,5%, 25%, 50%, dan 100% memiliki aktivitas sebagai

repelen terhadap nyamuk Aedes aegypti dan ekstrak etanol daun jeringau dengan

konsentrasi 100% memiliki aktivitas sebagai repelen setara dengan DEET 15%.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI