DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HUBUNGAN KEBIASAAN, DURASI MEROKOK DAN JENIS ROKOK DENGAN KEJADIAN PENYAKIT KATARAK DI POLIKLINIK MATA RSUD ULIN BANJARMASIN
PENGARANG:ANNISA KUMALA DEWI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2023-01-16


Katarakadalahsetiapkeadaankekeruhanpadalensayangdapatterjadiakibat hidrasi (penambahan cairan) lensa, denaturasi protein lensa terjadi akibatkedua-duanya. Salah satu faktor risiko terjadinya katarak adalah merokok. Tujuandalampenelitianiniadalahuntukmengetahuiapakahterdapathubungankebiasaan, durasi merokok dan jenis rokok dengan kejadian penyakit katarak dipoliklinik mata RSUD Ulin Banjarmasin. Rancangan penelitian ini menggunakandesain observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Pemilihan subjekpenelitian menggunakan teknik purposive sampling, didapatkan 69 orang perokokdan 11 tidak merokok yang memenuhi kriteria inklusi. Sebanyak 53,75% orangmemilikikebiasaanmerokok,73,8%memilikidurasimerokokdiatas20tahundan70,3%menggunakanjenisrokokberfilter.Ujistatistikmenggunakanujifisher exact dengan tingkat kepercayaan 95%, didapatkan hasil untuk hubungankebiasaan merokok dengan kejadian katarak p = 0,000, OR = 1,26 dengan rentangnilai1,999–7.943intervalkepercayaan(CI)95%. Untukhubungandurasimerokok dengan kejadian katarak didapatkan p = 0,001 OR=2,46. Sedangkanuntuk hubungan jenis rokok dengan kejadian katarak didapatkan hasil p = 0,210OR=0,372Dapatdisimpulkanbahwaterdapathubunganbermaknaantarakebiasaan merokok dan durasi merokok dengan kejadian katarak tetapi tidak adahubunganyang bermakna antarajenis rokok dengan kejadian katarak.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI