DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERUBAHAN PENGGUNAAN ALAT PERTANIAN TRADISIONAL KE MODERN OLEH PETANI DI DESA PAJUKUNGAN KECAMATAN BARABAI KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH TAHUN 1990-2016 | |
| PENGARANG | : | M. IQBAL RAFSANZANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2023-01-17 |
ABSTRAK
Muhammad Iqbal Rafsanzani (A1A115008). 2022. Perubahan Penggunaan Alat
Pertanian Tradisional Ke Modern oleh Petani di Desa Pajukungan
Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah Tahun 1990-2016.
Pembimbing: (1) Dr. M. Zaenal Arifin Anis, M. Hum.; (2) Wisnu Subroto,
S.S., M.A.
Latar belakang penelitian ini ialah perkembangan pertanian yang
mengarah pada usaha peningkatan produksi pertanian pangan tidak terlepas dari
modernisasi alat-alat pertanian baru maupun mekanisme pertanian. Seperti halnya
petani di Desa Pajukungan, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah
yang berupaya meningkatkan hasil panen di lahan pertaniannya dengan mengubah
penggunaan alat pertanian yang masih tradisional di tahun 1990-an, lalu beralih ke
modern ketika memasuki tahun 2000-an. Tujuan dari penelitian ini menjelaskan
perubahan jenis peralatan pertanian sawah, faktor yang menentukan perubahan,
serta dampak perubahan alat pertanian dari tradisional ke modern oleh petani di
Desa Pajukungan, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah tahun
1990-2016.
Metode penelitian menggunakan metode sejarah melalui tahapan heuristik,
kritik, interpretasi dan historiografi. Tahap heuristik mengumpulkan data primer
dan sekunder dengan sumber data lisan, tertulis serta benda. Teknik pengumpulan
data melalui wawancara dan observasi tidak langsung. Tahap Kritik yang terdiri
atas kritik internal dan eksternal. Tahap Interpretasi, yakni menafsirkan data
sejarah yang diperoleh. Terakhir historiografi, menuliskan data maupun fakta
yang sudah dikumpulkan, diseleksi, dan disimpulkan dalam bentuk karya tertulis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam rentang waktu tahun 1990-
2000, peralatan yang digunakan oleh petani di Desa Pajukungan masih
tradisional, seperti alat tajak, parang panyungkalan dan sebagainya, sementara
dalam rentang tahun itu pula terjadi transisi alat pertanian modern yang digunakan
oleh petani guna memaksimalkan hasil panen, misalnya mesin tresher, traktor, dan
sebagainya. Beberapa faktor yang memengaruhi perubahan alat pertanian, seperti
program revolusi hijau, mekanisme pertanian, penyuluhan dari dinas pertanian
maupun perangkat desa, dan sebagainya. Akibat dari perubahan alat pertanian,
maka dampak yang dirasakan oleh petani yang bersifat positif, misalnya
perubahan aktivitas pertanian membuat produktivitas hasil panen meningkat,
namun dari sisi negatif, lapangan kerja menurun karena pertanian didominasi
tenaga mesin.
Kesimpulan dari penelitian ini bahwa perubahan dalam penggunaan peralatan
pertanian dari tradisional ke modern oleh petani di Desa Pajukungan telah
berlangsung selama rentang waktu 1990-2016 yang menimbulkan dampak, baik
bersifat positif maupun negatif terhadap para petani.
Kata kunci : perubahan, alat pertanian, petani, pajukungan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI