DIGITAL LIBRARY



JUDUL:IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI DALAM PEMBELAJARAN PPKN DI SMP NEGERI 27 BANJARMASIN
PENGARANG:Syafira Kartika Sari
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2023-01-30


ABSTRAK

Syafira Kartika Sari . 2022 .Implemetasi Pendidikan AntiKorupsi Dalam 

Pembelajaran PPKn di SMP Negeri 27 Banjarmasin . Program Studi 

Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan , Jurusan Pendidikan Ilmu 

Pengetahuan Sosial (IPS ) FKIP Universitas Lambung Mangkurat . 

Pembimbing (I) Wahyu, Pembimbing (II) Heru Puji Winarso.

Kata Kunci: Pendidikan, Anti Korupsi, Pembelajaran PPKn

 

Masalah pokok dalam penelitian ini adalah kemampuan peserta didik SMP 

Negeri 27 Banjarmasin dalam menghindari perbuatan tercela yaitu korupsi masih 

belum bisa membedakan dengan benar. Sebab itu perlunya penerapan aspek anti 

korupsi agar bisa membedakan perbuatan tercela yaitu korupsi.

Tujuan penelitian ini adalah  penerapan pendidikan anti korupsi secara 

Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik. Sehingga aspek ini bisa diimplementasikan 

dikehidupan  sehari-hari.  Penelitian  ini  menggunakan  pendekatan  Kualitatif. 

Pengumpulan  data  dilakukan  dengan  teknik  observasi,  wawancara,  dan 

dokumentasi.  Teknik  analisis  data  dilakukan  dengan  tahap  pemilihan  data, 

penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Hasil  penelitian  yang  didapat  pada peserta  didik  SMP  Negeri  27 

Banjaramsin: (1)Aspek Kognitif, secara kognitif katagori sedang karena ada siswa   

yang paham ataupun tidak paham hal ini erat kaitanya dengan kesiapan siswa 

sebelum memulai belajar, karena siswa tidak siap belajar maka ditemukkan bahwa 

adanya siswa yang belum memahami tentang pendidikan anti korupsi(2)Aspek 

Afektif , aspek ini sudah diterapkan akan tetapi hasilnya belum maksimal yang 

menyebabkan  masih  adanya  siswa  yang  melakukan  perilaku  penyimpangan 

seperti melanggar peraturan sekolah hal tersebut erat kaitannya dengan pendidikan 

karakter, karena pendidikan karakter belum maksimal dalam penerannya(3)Aspek 

Psikomotorik , aspek ini kesiapan siswa secara fisik dan emosional belum optimal 

erat  kaitannya  dengan  kesiapan  siswa  sebelum  belajar,  karena  hal  tersebut 

ditemukannya siswa yang kurang aktif di kelas, masih menyontek, bolos upacara 

dll. Maka perlunya kesiapan yang matang agar proses belajar dan hasil belajar 

tidak  mempengaruhi  kesiapan  fisik  dan  emosional  selama  pembelajaran 

berlangsung. Hasil pembahasan ditinjau dari pendidikan kewarganegaraan yang 

memasukkan materi anti korupsi agar penerapan pendidikan anti korupsi sejalan 

dengan pendidikan karakter.

Disaranakan siswa SMP Negeri 27 Banjarmasin lebih memperhatikan dan  

memperbaiki  lagi  aspek  Kognitif, Afektif, Psikomotorik agar dalam  penerapan 

pendidikan anti korupsi bisa terlaksana dengan baik maka perlunya meningkatkan 

kesiapan  siswa  sebelum  belajar  dan  penerapan  pendidikan  karakter  agar 

penerapan pendidikan anti korupsi di SMP Negeri 27 Banjarmasin mendapatkan 

hasil yang maksimal.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI