DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Analisis Tingkat Kerusakan dan Estimasi Nilai Rehabilitasi Mangrove di Desa Bunati, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu | |
| PENGARANG | : | Siti Fatimah | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2023-03-27 |
Ekosistem mangrove di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil sering kali mendapat berbagai tantangan, antara lain dampak dari aktivitas manusia yang melakukan pemanfaatan destruktif di sekitar ekosistem mangrove dan faktor alam seperti pemanasan global serta bencana alam. Pengurangan luasan dan menurunnya kualitas perairan ekosistem mangrove adalah ancaman yang serius terhadap suatu kawasan yang penduduknya sangat bergantung terhadap sumberdaya yang ada di ekosistem mangrove. Oleh karena itu, perlindungan terhadap kawasan hutan mangrove perlu untuk terus ditingkatkan sehingga keberadaan dan kelestarian hutan mangrove sebagai kawasan lindung tetap terjaga. Desa Bunati merupakan salah satu desa di Kecamatan Angsana, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Adanya aktivitas industri tambang batubara di Desa Bunati dan sekitarnya menjadikan perairan daerah tersebut menjadi salah satu alur pelayaran bagi kapal pengangkut batubara (collier). Selain itu terdapat pelabuhan khusus yang digunakan sebagai tempat bongkar muat hasil industri tambang batubara, sehingga sering ditemuinya kapal tongkang di sekitar perairan Bunati merupakan hal yang lumrah. Kondisi yang demikian sedikit banyak berpengaruh terhadap kondisi vegetasi di sekitar salah satunya yaitu mangrove. Selain itu adanya alih fungsi lahan mangrove untuk peruntukan lainnya dilihat dari citra Google Earth tahun 2013 dan 2022 menjadikan tutupan lahan mangrove di Desa Bunati menjadi menurun. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kondisi mangrove, menganalisis perubahan tutupan lahan dan menganalisis luas kompensasi kerusakan beserta nilai rehabilitasinya.
Penelitian ini menggunakan metode transek kuadrat untuk pengambilan data vegetasi mangrove. Analisis data menggunakan analisis vegetasi mangrove, analisis tingkat kerusakan mangrove, analisis overlay, analisis Visual HEA dan analisis nilai rehabilitasi. Hasil dari penelitian ini yaitu kondisi mangrove di Desa Bunati tergolong dalam kategori rusak (jarang) dan baik (sedang). Perubahan tutupan lahan mangrove dari tahun 2012 hingga 2022 dibagi dalam 9 kelas yaitu mangrove tetap mangrove seluas 73,48 hektar dengan persentase 39,88%, mangrove menjadi non mangrove 108,99 hektar dengan persentase 59,00%, mangrove menjadi perairan 2,05 hektar dengan persentase 1,12%, non mangrove menjadi mangrove 29,84 hektar dengan persentase 2,81%, non mangrove tetap menjadi non mangrove 29,84 hektar dengan persentase 2,81%, non mangrove menjadi perairan 1,79 hektar dengan persentase 0,17%, perairan menjadi mangrove 6,67 hektar dengan persentase 47,14%, perairan menjadi non mangrove 5,43 hektar dengan persentase 38,35%, dan perairan tetap perairan 2,21 hektar dengan persentase 14,51%. Total kerusakan mangrove dalam kurun waktu 10 tahun yaitu 74,74 ha. Luas area kompensasi kerusakan dengan skenario rehabilitasi 15 tahun menggunakan Visual HEA yaitu 98,61 ha, nilai rehabilitasi dari kerusakan mangrove yaitu Rp.4.958.801.070,-.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI