DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Kelimpahan Makrozoobentos dan Kualitas Air Untuk Kelayakan Budidaya Tambak Kepiting Bakau Pada Ekosistem Mangrove di Desa Pagatan Besar Kalimantan Selatan | |
| PENGARANG | : | Sherly Herinda Ajeniah | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2023-05-22 |
SHERLY HERINDA AJENIAH (1810716320001). Kelimpahan Makrozoobentos dan Kualitas Air Untuk Budidaya Tambak Kepiting Bakau Pada Ekosistem Mangrove Di Desa Pagatan Besar Kalimantan Selatan di bawah bimbingan Muhammad Ahsin Rifa’I M.Si selaku ketua pembimbing dan Frans Tony S.Pi, M.P selaku anggota pembimbing.
Provinsi Kalimantan Selatan memiliki luas hutan mangrove diwilayah pesisir sebesar 67.00,659 ha sedangkan berdasarkan Kebijakan Satu Peta (KSP) tahun 2016 luas mangrove 55.556,13 ha. Desa Pagatan Besar mempunyai potensi sumberdaya mangrove seperti berbagai jenis mangrove, jenis biota dan satwa liar. Gastropoda umumnya berada didaun, akar dan batang mangrove serta substrat. Kelas gastropoda salah satu makanan alami kepiting bakau. Faktor fisika kimia air dan ketersediaan makanan alami berpengaruh terhadap molting dan kelulushidupan kepiting bakau. Kualitas air merupakan salah satu faktor lingkungan yang sangat berpengaruh terhadap fisiologi organisme perairan. Budidaya kepiting belum berkembang disebabkan oleh pembenihan ketidaksediaan benih menyebabkan pembudidaya mengandalkan benih dari alam. Seiring meningkat pemahaman masyarakat tentang nilai gizi menjadikan tangkapan terus-menerus mengkhawatirkan kepiting daerah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kelimpahan relative dan kepadatan makrozoobentos sebagai makanan alami kepiting bakau, nilai parameter kualitas air untuk habitat kepiting bakau (insitu dan eksitu), menganalisis kelayakan budidaya untuk kepiting bakau.
Penelitian ini menggunakan metode transek kuadrat untuk pengambilan data makrozoobentos, kualitas air dan bobot skoring. Analisis data yang dilakukan yaitu kepadatan dan kelimpahan relatif makrozoobentos, kualitas air insitu dan eksitu serta analisis kelayakan budidaya. Hasil dari penelitian ini yaitu Kelimpahan relatif tertinggi adalah spesies Cerithidea cingulate dengan nilai 137.16% dan kelimpahan relatif terendah adalah Littoraria melanestoma dengan nilai 2.08% dan Cassidula nucleus 2.33%, kepadatan tertinggi yaitu spesies Cerithidea cingulate dengan nilai 0.62 ind/m2 sedangkan kepadatan terendah adalah spesies Littoraria melanestoma 0.01 ind/m2 dan Cassidula nucleus 0.01 ind/m2. Kualitas air untuk kelayakan budidaya dilokasi secara insitu berupa suhu berkisar 29.0-30.3, salinitas 3.6-8.39, pH 7.1-7.24, DO 4.6-5.46, secara eksitu nitrat 0.26-0.28, fosfat 0.09-0.23, amoniak 0.28-0.44 kategori tersebut dikategorikan sesuai untuk kehidupan kepiting bakau. Kawasan mangrove Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan adalah layak untuk kawasan budidaya kepiting bakau.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI