DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | TINGKAT KESEGARAN JASMANI PESERTA DIDIK USIA 16 – 19 TAHUN SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 2 BANJARBARU DITINJAU DARI AKTIVITAS FISIK | |
| PENGARANG | : | SALAMIAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2023-05-23 |
SALAMIAH. NIM. 1610122320048. Tingkat Kesegaran Jasmani Peserta Didik
Usia 16-19 Tahun Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Banjarbaru
Ditinjau Dari Aktivitas Fisik. Skripsi, Jurusan Pendidikan Olahraga dan
Kesehatan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas
Lambung Mangkurat. Pembimbing: (I) Mita Erliana, S.Pd., M.Or (II)
Drs. Athar, M.Kes. AIFO.
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesegaran
jasmani peserta didik usia 16 19 tahun Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Banjarbaru
ditinjau dari aktivitas fisik.
-
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey,
dengan pengumpulan datanya menggunakan tes dan pengukuran.
Menurut Sugiyono (2015: 12) metode survey digunakan untuk
mendapatkan data dari tempat tertentu yang alamiah, tetapi peneliti melakukan
perlakuan dalam pengumpulan data, misalnya mengedarkan kuisoner, tes,
wawancara, dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui seberapa
besar tingkat kesegaran jasmani peserta didik usia 16 - 19 tahun Sekolah Menengah
Atas Negeri 2 Banjarbaru ditinjau dari aktivitas fisik.
-
Populasi dalam penelitian adalah peserta didik yang berusia 16 - 19
tahun laki laki dan perempuan khusus kelas XII Sekolah Menengah Atas Negeri 2
Banjarbaru yang berjumlah 311 peserta didik. Untuk sampel penelitian, peneliti
mengunakan teknik purposive sampling sehingga nantinya dapat diambil jumlah
sampel sesuai kebutuhan dan izin dari pihak sekolah. Sampel penelitian sebanyak
32 peserta didik. Menurut Sugiyono (2015: 144) Purposive sampling adalah teknik
pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu.
Dari hasil penelitian Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Banjarbaru
Kalimantan Selatan, hasil analisis tingkat kesegaran jasmani peserta didik di
Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Banjarbaru hanya ada 3 kriteriai dari yang baik
hingga kurang baik. Kemudian aktifitas fisik peserta didik juga sangat berbeda ada
yang tinggi hingga yang rendah. Akan tetapi peneliti tidak mengambil kesimpulan
bahwa oarng yang memiliki kesegaran jasmani yang baik pasti berasal dari aktifitas
fisik yang tinggi, begitu pula sebaliknya. Tetapi banyak faktor lain yang
mempengaruhi tingkat kesegaran jasmani peserta didik di Sekolah Menengah Atas
Negeri 2 Banjarbaru diantaranya adalah lingkungan diluar sekolah, keseharian
peserta didik, serta kebutuhan sehari-hari peserta didik
Kata Kunci: Tingkat Kesegaran Jasmani, Aktivitas Fisik
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI