DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Analisis Karakteristik Dan Nilai Emisi Biobriket Berbahan Dasar Purun Tikus (Eleocharis Dulcis) Dan Serbuk Gergaji Kayu Ulin (Eusideroxylon Zwageri) | |
| PENGARANG | : | Elly Iswahyuni | |
| PENERBIT | : | FAKULTAS TEKNIK | |
| TANGGAL | : | 2019-01-24 |
ABSTRAK
Purun Tikus adalah jenis gulma yang bisa dimanfaatkan dengan diolah menjadi
briket. Penelitian biobriket Purun Tikus divariasikan komposisinya dengan serbuk
gergaji Kayu Ulin. Adapun variasi yang digunakan antara Purun Tikus : serbuk
gergaji Kayu Ulin adalah 25%:75%; 50%50%; 75%:25% dan 100%:0%, dengan
tepung tapioka sebagai perekatnya. Standar baku yang digunakan untuk hasil
karakteristik mengacu pada SNI 01-6235-2000 tentang Mutu Briket Arang Kayu.
Standar baku yang digunakan untuk nilai emisi mengacu pada ESDM No. 47
Tahun 2006. Hasil pengujian karakteristik menunjukkan kadar air (4,79 – 7,44%),
kadar abu (3,31 – 8,26%), kadar volatil (10,49 – 15,59%) dan nilai kalor (5.732,89
– 6924,53 kal/gr). Hasil pengujian kualitas menunjukkan waktu penyalaan awal
(4,5 – 5,5 menit), durasi pembakaran (211,5 – 320 menit) dan laju pembakaran
(0,46 – 0,60 gr/menit). Selanjutnya pada nilai emisi menunjukkan kadar CO
(1360,62 – 2008,12 mg/Nm3) dan kadar NOx (14,35 – 25,62 mg/Nm3). Hasil
statistik SPSS menunjukkan bahwa diketahui nilai > signifikansi 0,05 sehingga
dinyatakan komposisi variasi biobriket Purun Tikus tidak memiliki pengaruh yang
signifikan terhadap karakteristk, kualitas dan nilai emisi.
Kata Kunci: briket, karakteristik, kualitas, nilai emisi
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI