DIGITAL LIBRARY



JUDUL:GAMBARAN DERAJAT KEPARAHAN INSOMNIA PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA SAMBANG LIHUM KALIMANTAN SELATAN TINJAUAN BERDASARKAN JENIS KELAMIN, USIA, STATUS PERKAWINAN, PENDAPATAN, DAN STATUS PEKERJAAN
PENGARANG:NABIHA DHIYA ARINI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-01-28


ABSTRAK

GAMBARAN DERAJAT KEPARAHAN INSOMNIA PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA SAMBANG LIHUM KALIMANTAN SELATAN TINJAUAN BERDASARKAN JENIS KELAMIN, USIA, STATUS PERKAWINAN, PENDAPATAN, DAN STATUS PEKERJAAN

 

Nabiha Dhiya Arini

Gangguan tidur terjadi hingga 80% pada pasien skizofrenia, diantaranya adalah insomnia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran derajat keparahan insomnia pada pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum berdasarkan jenis kelamin, usia, status perkawinan, pendapatan, dan status pekerjaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan subjek penelitian dipilih menggunakan teknik total sampling. Alat ukur yang diapakai adalah Insomnia Severity Index. Berdasarkan penelitian, dari total 53 orang pasien skizofrenia sebanyak 38 orang (71.70%) mengalami insomnia dan derajat keparahan terbanyak yaitu insomnia ringan 19 orang (35.85%). Kebanyakan pasien yang mengalami insomnia adalah pasien perempuan (84.62%), usia dewasa (77.50%), belum menikah (78.12%), berpendapatan menengah kebawah (76.09%), dan tidak bekerja (77.78%). Insomnia ringan merupakan derajat keparahan insomnia terbanyak baik pada perempuan maupun laki-laki, pada usia dewasa maupun middle age, pasien yang belum menikah maupun yang sudah menikah, pasien dengan pendapatan menengah kebawah maupun menengah keatas, dan pasien yang tidak bekerja maupun bekerja. Insomnia berat merupakan derajat keparahan insomnia terbanyak pada pasien usia muda dan pasien yang bercerai. Kesimpulannya derajat insomnia terbanyak adalah insomnia ringan dengan prevalensi tertinggi terjadi pada pasien perempuan, usia dewasa, pasien yang belum menikah, berpendapatan menengah kebawah, dan pasien yang tidak bekerja.

Kata-kata kunci: skizofrenia, derajat keparahan, insomnia

ABSTRACT

THE DESCRIPTION OF INSOMNIA IN SCHIZOPHRENIC PATIENTS AT SAMBANG LIHUM MENTAL HOSPITAL KALIMANTAN SELATAN REVIEWED BY SEX, AGE, MARITAL STATUS, INCOME, AND EMPLOYMENT STATUS

Nabiha Dhiya Arini 

Sleep disorders occur in up to 80% of schizophrenic patients, including insomnia. This study aims to describe the severity of insomnia in schizophrenic patients at Sambang Lihum Mental Hospital based on gender, age, marital status, income, and employment status. This study uses descriptive methods and the research subjects were selected using total sampling techniques. The measuring instrument used was the Insomnia Severity Index. Based on the research, from the total of 53 schizophrenic patients 38 people (71.70%) experienced insomnia, and the most insomnia severity were mild insomnia with 19 people (35.85%). Most patients who experience insomnia are female patients (84.62%), adult age (77.50%), unmarried (78.12%), middle to lower income (76.09%), and not working patiens (77.78%). Mild insomnia is the most common in both women and men, in both adults and middle age, unmarried and married patients, middle to lower income and middle to upper income, and not working or working patients. Severe insomnia is the most common in young patients and divorced patients. In conclusion the highest insomnia severity is mild insomnia with the highest prevalence occurring in female patients, adults, unmarried patients, middle to lower income earners, and patients who do not work. 

Keywords: schizophrenia, insomnia severity, insomnia

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI