DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERUBAHAN HISTOPATOLOGI LAPISAN MESOTELIUM HEPAR TIKUS (Rattus norvegicus) PASCA LAPAROSKOPI | |
| PENGARANG | : | NANDA SETYA PUTRI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-01-28 |
Permukaan hepar di selubungi oleh jajaran sel mesotel yang kemudian disebut mesotelium. Laparoskopi adalah suatu prosedur bedah invasif yang tergolong menurunkan trauma invasif jaringan.Tekanan intraabdomen yang tinggi biasa saat laparoskopi dapat menyebabkan beberapa keadaan patologis. Keadaan ini akan menyebabkan kerusakan lapisan mesotelium dan reaksi inflamasi yang diperantarai sel PMN. Dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh tekanan insuflasi CO2 terhadap lapisan mesotelium hepar tikus dan sel PMN. Penelitian ini menggunakan studi analitik eksperimental komparatif dengan rancangan post-test with control group design, menggunakan tikus putih jantan (Ratus norvegicus) sebanyak 28 ekor terdiri dari satu kelompok kontrol dan tiga kelompok perlakuan. Didapatkan rerata jumlah sel mesotel yang masih intake pada 4 kelompok berturut-turut adalah 9,2 : 1,8 ; 0,3; 0 dan rerata sel PMN adalah 0; 0,05; 0,24; 1,05. Uji non-parametrik Kruskall- Wallis untuk sel mesotel dan sel PMN menunjukan ada perbedaan bermakna. Kesimpulan, terdapat pengaruh insuflasi terhadap perubahan lapisan mesotelium dan sel PMN pada tikus yang diinsuflasi dibandingkan dengan yang tidak diisuflasi.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI