DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HUBUNGAN FREKUENSI LATIHAN DAN LAMA LATIHAN TERHADAP DAYA TAHAN OTOT PEMAIN FUTSAL DI BANJARMASIN
PENGARANG:JANNATUL FAJRIYAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-01-29


Permainan futsal membutuhkan kebugaran jasmani yang baik. Salah satu komponen atau faktor dari kebugaran jasmani adalah daya tahan otot atau muscle endurance.Daya tahan otot adalah kemampuan otot untuk melakukan suatu gerakan secara terus menerus dalam waktu yang lama dalam tempo sedang sampai cepat tanpa merasa sangat kelelahan atau sakit.Kebugaran jasmani yang baik diperoleh dari latihan yang rutin dan intensif sehingga membantu pemain terhindar dari cedera yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensilatihan dan lama latihan terhadap daya tahan otot pemain futsal di Banjarmasin.Penelitianinimerupakanpenelitianobservasionalanalitikdenganpendekatancross sectional, dengan subyek penelitian adalah pemain futsal. Sampel diambil menggunakan metode purposive sampling. Jumlah subyek penelitian adalah 35 orang. Daya tahan otot diukur menggunakan tes Sit up.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara frekuensi latihan dengan daya tahan otot dengan ρ value = 0,000 (ρ < 0,05) dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara lama latihan dengan daya tahan otot denganhasil uji statistik chi-square didapatkan ρ value = 0,744 (ρ > 0,05).

 

Kata-kata kunci :  frekuensi latihan , lama latihan, daya tahan otot,  pemain futsal

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI