DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Perbandingan Fungsi Kognitif Pasien Geriatri Diabetes Melitus Tipe 2 dan Non Diabetes di RSUD Ulin | |
| PENGARANG | : | KAMAL NASIR | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-01-30 |
Lanjut usia yang menderita diabetes melitus tipe 2 meningkat setiap tahun, peningkatan yang terjadi disertai peningkatan gangguan fungsi kognitif, hal tersebut terjadi karena pada lansia dengan diabetes melitus tipe 2 terjadi perubahan fungsi fisiologis tubuh, vaskular dan non vaskular. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan fungsi kognitif kelompok lansia diabetes melitus tipe 2 dan non diabetes. Penelitian ini adalah penelitian komparasi dengan desain potong lintang yang dilaksanakan di Poli Geriatri RSUD Ulin pada bulan Agustus sampai November 2018. Subjek penelitian adalah pasien lanjut usia rawat jalan kemudian dibagi 2 kelompok berdasarakan kondisi diabetes melitus dengan jumlah sampel per kelompok 50 orang. Kondisi diabetes melitus diketahui dari rekam medik sedangkan fungsi kognitif dinilai dengan kuesioner MMSE dan CDT. Hipotesis penelitian diuji dengan uji Mann Whitney. Berdasarkan kuesioner MMSE dan CDT, pada kelompok lansia tanpa diabetes melitus sebanyak 26% dan 20% mengalami gangguan fungsi kognitif sedangkan pada kelompok lansia dengan diabetes melitus tipe 2 sebanyak 64% dan 72% mengalami gangguan fungsi kognitif. Hasil uji statistik fungsi kognitif kelompok lansia DM dan non DM menunjukkan perbedaan bermakna (p=0,001). Kesimpulan penelitian ini adalah diabetes melitus tipe 2 akan memperburuk fungsi kognitif khususnya pada lanjut usia.
Kata-kata kunci: fungsi kognitif, diabetes melitus tipe 2, MMSE, CDT
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI