DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Persepsi Masyarakat terhadap Pengelolaan Kawasan Pertambangan Rakyat di Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru
PENGARANG:Annisa Fauziah
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-02-01


INTISARI

Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi persepsi masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan kawasan pertambangan rakyat dan mengidentifikasi faktor apa saja yang mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan kawasan pertambangan di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Data yang digunakan pada penelitian adalah data primer yaitu dari wawancara dan kuesioner serta data sekunder berupa dokumen dan peta sebagai penunjang penelitian.

Hasil penelitian, persepsi masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan kawasan pertambangan rakyat menjelaskan bahwa menurut responden, persepsi masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan pada radius <500 m dari pertambangan rakyat kategori “tinggi” mencapai 56%, sedangkan pada radius >500 m dari pertambangan rakyat kategori “sedang” mencapai 92%, sehingga berdasarkan hipotesis dapat disimpulkan bahwa, terdapat perbedaan persepsi masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan pada radius <500 m dan >500 m dari pertambangan rakyat. Hasil koefisien determinan dan uji F (simultan) dalam analisis regresi linear berganda  menunjukkan Pada F test, diperoleh nilai F hitung sebesar 7,652 dengan probabilitas sig. 0,000 < 0,05. Ho ditolak dan Ha diterima menujukan bahwaterdapat pengaruh faktor  umur, tingkat pendidikan, pekerjaan, pendapatan, dan lama tinggal pada persepsi masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan kawasan pertambangan rakyat. Faktor yang paling berpengaruh adalah faktor pendidikan.

 

Kata Kunci: Pertambangan, Pengelolaan Lingkungan, Persepsi Masyarakat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

The research objective was to identify community perceptions of the environmental management of community mining areas and to identify what factors influenced people's perceptions of environmental management of community mining areas in Cempaka Subdistrict, Banjarbaru City, South Kalimantan Province. The data used in the study are primary data, namely from interviews and questionnaires and secondary data in the form of documents and maps as supporting research.

The results of the study, community perceptions of the environmental management of community mining areas explained that according to respondents, the public perception of environmental management at a radius of <500 m from community mining "high" category reached 56%, while at a radius> 500 m from mining people in the "moderate" category reached 92%, so based on the hypothesis it can be concluded that, there are differences in people's perceptions of environmental management at a radius of <500 m and> 500 m from community mining. The results of the determinant coefficient and F test (simultaneous) in multiple linear regression analysis show that in the F test, the calculated F value is 7,652 with the probability of sig. 0,000 <0,05. Ho is rejected and Ha is accepted addressing that there is an influence of age, education, occupation, income, and length of stay on people's perceptions of the environmental management of the people's mining area.

 

Keywords: Mining, Environmental management, Community Perception.

 

 

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI