DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DENGAN METODE DDD (DEFINED DAILY DOSE) PADA PASIEN RAWAT INAP DEWASA DEMAM TIFOID DI RUMAH SAKIT DAERAH IDAMAN KOTA BANJARBARU PERIODE 2017 | |
| PENGARANG | : | Rimadini Nurmeldya | |
| PENERBIT | : | FAKULTAS KEDOKTERAN | |
| TANGGAL | : | 2019-02-01 |
ABSTRAK
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DENGAN METODE DDD PADA PASIEN RAWAT INAP DEWASA DEMAM TIFOID DI RSD IDAMAN KOTA BANJARBARU PERIODE 2017 (Oleh : Rimadini Nurmeldya, Pembimbing: Difa Intannia, Herningtyas Nautika Lingga; 2018; 43 Halaman)
Demam tifoid merupakan penyakit endemik di Indonesia yang disebabkan oleh Salmonella typhi. Antibiotik merupakan pengobatan utama untuk demam tifoid. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran peresepan antibiotik, kesesuian penggunaan antibiotik dengan formularium RS dan menghitung nilai DDD penggunaan antibiotik pasien dewasa demam tifoid di Ruang Rawat Inap RSD Idaman Kota Banjarbaru tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah non-eksperimental deskriptif. Pengambilan data secara retrospektif pada data rekam medik pasien rawat inap demam tifoid di RSD Idaman Kota Banjarbaru periode 2017. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran peresepan antibiotik pada pasien dewasa demam tifoid di Ruang Rawat Inap RSD Idaman Kota Banjarbaru tahun 2017 yaitu seftriakson 74,33%; sefiksim 18,92%; dan siprofloksasin 6,75%. Penggunaan antibiotik dalam penelitian ini 100% sesuai dengan Formularium Rumah Sakit di RSD Idaman Banjarbaru pada tahun 2017. Nilai DDD penggunaan antibiotik untuk pasien dewasa demam tifoid di Ruang Rawat Inap RSD Idaman Kota Banjarbaru tahun 2017 berturut-turut pada seftriakson, sefiksim dan siprofloksasin adalah 52,32 DDD/100 pasien-hari; 11,82 DDD/100 pasien-hari; 4,66 DDD/100 pasien-hari.
Kata Kunci : Antibiotik, DDD, Demam Tifoid
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI