DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH EKSTRAK KELAKAI (Stenochlaena palustris (Burm. f.) Bedd) TERHADAP KADAR MELANIN DAN TIROSIN PADA KULIT TIKUS (Rattus norvegicus) YANG DIPAJAN SINAR ULTRAVIOLET
PENGARANG:BIAS PURNAMA KASIH PADANG SAVANA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-02-03


ABSTRAK

PENGARUH EKSTRAK KELAKAI (Stenochlaena palustris (Burm. f.) Bedd) TERHADAP KADAR MELANIN DAN TIROSIN PADA KULIT TIKUS (Rattus norvegicus) YANG DIPAJAN SINAR ULTRAVIOLET

 

Bias Purnama Kasih Padang Savana

Berdasarkan letak astronomisnya, pulau Kalimantan dilewati oleh garis Khatulistiwa, hal ini menyebabkan tingginya paparan sinar ultraviolet di daerah ini. Sinar ultraviolet dapat menyebabkan terjadinya stress oksidatif pada kulit yang dapat diukur dengan menghitung indeks melanin dan kadar tirosin pada kulit. Maka dari itu diperlukan suatu antioksidan untuk menghambat proses tersebut yang dapat diperoleh dari ekstrak kelakai (Stenochlaena palustris (Burm. f.) Bedd) yang diteliti pada penelitian ini. Penelitian ini menggunakan kulit tikus (Rattus norvegicus). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni dengan post-test only with control group design dengan subjek penelitian yang dibagi menjadi empat kelompok perlakuan, yaitu P0 (Kontrol), P1 (dipapar sinar UV), P2 (diberi ekstrak) dan P3 (dipapar Sinar UV + diberi ekstrak).  Hasil analis uji one-way Anova untuk data indeks melanin dan uji Kruskal Wallis untuk data kadar tirosin menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antar masing-masing kelompok perlakuan (p<0,05). Hal ini menjelaskan bahwa pemberian ekstrak kelakai berpengaruh pada indeks melanin dan kadar tirosin pada kulit tikus yang dipajan sinar ultraviolet.

 

Kata-kata kunci: sinar ultraviolet, melanin, tirosin, kulit

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI