DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PEMBUATAN BIOGAS DENGAN VARIASI STARTER RAGI DAN KOTORAN SAPI BERBAHAN BAKU SAMPAH ORGANIK
PENGARANG:RONI WIJAYA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-02-05


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi campuran biostarter yang

tepat untuk menghasilkan kadar biogas yang optimum, mengetahui temperatur (di

dalam digester) pada saat fermentasi, mengetahui pengaruh pertumbuhan jamur

terhadap kadar biogas. Proses awal dari penelitian ini adalah dengan pre

treatment, pengolahan limbah organik di cacah kecil-kecil, yang kemudian di

campur air dan starter, selanjutnya dimasukkan ke dalam botol, kemudian di tutup

rapat dengan penampung gas yang berupa balon, proses terakhir yaitu fermentasi

selama 45 hari. Setelah didapatkan hasil fermentasi selama 45 hari kemudian

sampel di uji dengan alat Sistem Pengukuran Metana (CH4), Karbondioksida

(CO2), Kelembaban Dan Temperatur sehingga didapatkan hasil dengan rata-rata

pada campuran 10% starter kotoran sapi dan 90% sampah organik yaitu CH4

35,79 ppm dan CO2 1763,34 ppm, 20% starter kotoran sapi dan 80% sampah

organik yaitu CH4 12,12 ppm dan CO2 740,55 ppm, 30% starter kotoran sapi dan

70% sampah organik yaitu CH4 14,08 ppm dan CO2 858,87 ppm, 10% starter ragi

dan 90% sampah organik yaitu CH4 9,78 ppm dan CO2 860,98 ppm, 20% starter

ragi dan 80% sampah organik yaitu CH4 166,08 ppm dan CO2 1185,35 ppm dan

terakhir campuran 30% starter ragi dan 70% sampah organik yaitu CH4 16,66 ppm

dan CO2 927,39 ppm. Campuran ragi 20% dan limbah organik 80% menghasilkan

CH4 yang paling optimum dengan temperatur di dalam digester pada saat

fermentasi yaitu 30,11°C dengan nilai 206,76 ppm sedangkan pada campuran

10% starter kotoran sapi dan 90% limbah organik menghasilkan kadar CO2 paling

tinggi yaitu pada temperatur 30,4°C dengan nilai 2527,57 ppm.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI