DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA KELAS IX SMPN 4 KARANG INTAN MELALUI PEMBELAJARAN IPS DENGAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) | |
| PENGARANG | : | NUR HASNAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-02-06 |
ABSTRAK
Nur Hasnah, 2017, Upaya Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Kelas IX SMPN 4 Karang Intan Melalui Pembelajaran IPS dengan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL), Tesis Program Studi Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat, Pembimbing (I) Dr. Bambang Subiyakto, M.Hum. Pembimbing (II) Dr. Deasy Arisanti, S.Si, M.Sc.
Kata Kunci: Kemampuan Berfikir Kritis Siswa dengan Pendekatan CTL
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran IPS menggunakan model pembelajaran kontekstual dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis IPS pada siswa kelas IX SMPN 4 Karang Intan.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis dan Taggart. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas IXSMPN 4 Karang Intan yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi, pedoman wawancara, soal tes, dan catatan lapangan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis IPS. Peningkatan kemampuan berpikir kritis IPS siswa ditunjukkan dengan penilaian kognitif yang diperoleh siswa pada setiap akhir siklus.
Berdasarkan hasil analisis prates sampai akhir siklus II rata-rata skor kemampuan berpikir kritis yang dicapai siswa yaitu dari kegiatan prates ke siklus I persentasi yang diperoleh sebesar 14% menjadi 67%, terjadi peningkatan sebesar 53% siswa yang sudah tuntas, sedangkan persentasi berfikir kritis dari siklus I ke siklus II sebesar 67% menjadi 88% terjadi peningkatan sebesar 21% siswa yang mengalami ketuntasan dalam kemampuan berfikir kritis, KKM siswa yaitu 75 sedangkan persentasi minimal dari indikator keberhasilan penelitian ini minimal 70% dari seluruh siswa harus memenuhi KKM yang tergolong kedalam katagori sedang, berdasarkan hasil penelitian ini bahwa kemapuan berfikir kritis siswa SMP Negeri 4 Karang Intan dapat meningkat melalui penerapan model pembelajaran kontektual/ContextualTeaching and Learning (CTL), mengalami peningkatan sebesar 88% siswa telah memenuhi KKM dari asfek indikator berfikir kritis yang termasuk dalam katagori tinggi. sehingga proses pembelajaran menggunakan model tersebut berhasil.
ABSTRACT
Nur Hasnah, 2017, Efforts to Improve the Critical Thinking Ability of Grade IX Students of SMPN 4 Karang Intan Through Social Studies Learning by Contextual Teaching and Learning Approach (CTL). Thesis,Postgraduate of Social Sciences Education, Faculty of Teacher Training and Education UniversitasLambung Mangkurat, Advisor (I) Dr. Bambang Subiyakto, M.Hum. Advisor (II) Dr. Deasy Arisanti, S.Si, M.Sc.
Keywords : Students Critical Thinking Ability with CTL Approach
This study aims to describe the process of social studies using a contextual learning model and improve critical thinking skills in social studies for grade IX students of SMPN 4 Karang Intan. This research is a Class Action Research with the model of Kemmis and Taggart. The research subjects were students of grade IX of SMPN 4 Karang Intan, amounting to 24 students. Data collection techniques were carried out using observation sheets, interview guidelines, test questions, and field notes. Data were analyzed using qualitative descriptive.
The results show that the application of contextual learning models can improve critical thinking skills of IPS. The enhancement of students critical thinking skills is indicated by cognitive assessments obtained by students at the end of each cycle.
Based on the results of pre-test analysis until the end of the second cycle the average score of critical thinking skills achieved by students, namely from the activities of pre-test to cycle I percentage obtained by 14% to 67%, an increase of 53% of students who were completed, while the percentage of critical thinking from cycle I to cycle II was 67% to 88% an increase of 21% of students who experienced completeness in the ability to think critically, KKM students were 75 while the minimum percentage of indicators of success of this study at least 70% of all students must meet the KKM categorized into moderate, based on the results of this study that the ability to think critically students of SMP Negeri 4 Karang Intan can increase through the application of Contextual Teaching and Learning (CTL) models, an increase of 88% of students have met the KKM from critical thinking indicators included in the category high. so that the learning process using the model is successful.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI