DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERBEDAAN KADAR UREUM DAN KREATININ PADA IBU HAMIL DENGAN PREEKLAMPSIA DAN PREEKLAMPSIA BERAT
PENGARANG:HAIMA ANNISA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2023-12-29


Preeklampsia merupakan kelainan kehamilan (>20 minggu) ditandai oleh hipertensi disertai dengan atau tanpa proteinuria. Preeklampsia terjadi karena proses invasi trofoblas kurang sempurna, mengakibatkan gangguan remodeling arteri sprialis sehingga aliran darah maternal menuju janin tidak optimal. Aliran darah yang terganggu menyebabkan hipoksia mengakibatkan iskemia plasenta menjadi dasar terjadinya disfungsi endotel berujung pada disfungsi organ, salah satunya ginjal. Gangguan fungsi ginjal menyebabkan kadar ureum dan kreatinin darah meningkat. Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kadar ureum dan kreatinin ibu hamil dengan preeklampsia terhadap preeklampsia berat di RSUD Ulin Banjarmasin periode 2020-2022. Metode penelitian observasional analitik dengan studi cross sectional retrospektif. Terdapat 60 subjek ibu hamil preeklampsia dan preeklampsia berat di RSUD Ulin Banjarmasin periode 2020- 2022 sesuai kriteria inklusi dan eksklusi, dipilih menggunakan teknik nonprobability sampling. Hasil penelitian kadar ureum preeklampsia memiliki median 13,0 mg/dL, nilai minimum 5,0 mg/dL, nilai maksimum 75,0 mg/dL dan preeklampsia berat memiliki median 30 mg/dL, nilai minimum 9,0 mg/dL, nilai maksimum 100 mg/dL. Kadar kreatinin preeklampsia memiliki median 0,6 mg/dL, nilai minimum 0,14, nilai maksimum 1,51 mg/dL dan preeklampsia berat dengan rerata 1,0 mg/dL, simpang baku 0,41 mg/dL. Kesimpulan : Terdapat perbedaan bermakna kadar ureum dan kreatinin pada preeklampsia dan preeklampsia berat dengan nilai p=0,000 dan p=0,001.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI