DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PEMETAAN PERUBAHAN KATEGORI SUBSTRAT PADA PAPARAN TERUMBU KARANG MENGGUNAKAN CITRA ALOS AVNIR-2 DAN SPOT 7 DI WILAYAH SELATAN PULAU LAUT KABUPATEN KOTABARU
PENGARANG:BUDIMANSYAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-02-09


                                                                                                  ABSTRAK

Wilayah Selatan Pulau Laut merupakan wilayah di Indonesia yang termasuk dalam Kawasan Segitiga Terumbu Karang dan Kawasan Konservasi Perairan. Tujuan pada penelitian ini adalah memetakan perubahan luasan terumbu karang berdasarkan kelas kategori substrat dan objek pada paparan terumbu karang diperairan selatan Pulau Laut dalam kurun waktu 6 tahun dari tahun 2011 – 2017 menggunakan citra satelit SPOT 7 tahun 2017 dan ALOS AVNIR-2 tahun 2011. Menggunakan metode Dept Invariant Index dari Lyzenga untuk pendeteksian dasar perairan. Berdasarkan hasil klasifikasi berbasis substrat menggunakan kedua citra satelit yang dioverlay menunjukan telah terjadi penurunan untuk kelas kategori karang sebanyak -19,21 ha, lamun dan alga sebanyak -3,57 ha. Sebaliknya kategori substrat terbuka mengalami penambahan luasan sebanyak 22,77 ha. Hasil klasifikasi berbasis objek menggunakan metode Object Based Image Analysis (OBIA) terdapat pengurangan luasan untuk kategori karang keras (HC) sebanyak -1,66 ha, karang keras bercampur pasir (HC S) sebesar -15,99 ha, karang mati ditumbuhi alga dan pasir (DCA S) sebanyak -0,39 ha, alga dan lamuan (FS) seluas -1,65 ha, pecahan karang bercampur pasir (R S) sebanyak 4,45 ha. Sebaliknya yang mengalami penambahan luasan yaitu pada kategori alga dan lamun bercampur pasir (FS S) sebanyak 5,69 ha dan kategori pasir (S) seluas 14,46 ha.

Kata Kunci: Pemetaan, Perubahan, Penginderaan Jauh, Terumbu Karang, ALOS AVNIR-2, SPOT 7

                                                                                                 ABSTRACT

The South of Pulau Laut is an area in Indonesia which is included in the Coral Triangle and Aquatic Conservation Areas. The purpose of this study was to map changes in the extent of coral reefs based on the class of substrate categories and objects on exposure to coral reefs in the southern waters of Pulau Laut within 6 years from 2011 – 2017 using SPOT 7 satellite imagery in 2017 and ALOS AVNIR-2 in 2011. Using method of Lyzenga Dept Invariant Index for basic detection of waters. Based on the results of substrate-based classification using both satellite images overlayed, there has been a decline for the coral category as much as -19.21 ha, seagrass and algae as much as -3.57 ha. On the contrary, the category of open substrate has increased by 22.77 ha. Object-based classification results using the Object Based Image Analysis (OBIA) method have a reduction in area for the hard coral category (HC) of -1.66 ha, hard sand mixed with sand (HC S) of -15.99 ha, dead coral overgrown with algae and sand (DCA S) of -0.39 ha, algae and lamuan (FS) covering an area of -1.65 ha, sand-mixed coral fragments (RS) of 4.45 ha. On the other hand, there was an increase in area, namely in the category of algae and seagrass mixed with sand (FS S) as much as 5.69 ha and the sand category (S) covering an area of 14.46 ha.

 

Key Words: Mapping, Changes, Remote Sensing, Coral Reef, ALOS AVNIR-2, SPOT 7

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI