DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGGUNAAN FLY ASH BATUBARA SEBAGAI ADSORBEN DALAM MENURUNKAN KADAR LOGAM TEMBAGA (Cu) PADA LIMBAH CAIR TSF (TAILING STORAGE FACILITY) SERUJAN 2 TAMBANG EMAS PT. INDO MURO KENCANA
PENGARANG:TASYA NUR PRASTYA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-06-13


Fly ash atau abu terbang merupakan limbah industri yang dihasilkan dari pembakaran batubara dengan ukuran seperti butiran halus dan diperoleh dari hasil sisa pembakaran batubara. Fly ash yang berasal dari PLTU Pulang Pisau memiliki kandungan silika dan kalsium oksida yang cukup tinggi, memungkinkan fly ash dimanfaatkan sebagai adsorben. Metode yang dapat digunakan dalam menurunkan kadar logam tembaga (Cu), salah satunya dengan metode adsorpsi. Salah satu jenis adsorben yang pernah digunakan dalam pengolahan air limbah dalam menurunkan kadar logam Cu yaitu adsorben fly ash. Pembuatan adsorben dilakukan dengan aktivasi kimia NaOH 3 M, karbonisasi 400oC, dan waktu aktivasi. Adsorben fly ash dilakukan dengan mengoptimasi dosis adsorben dan waktu kontak terhadap efisiensi adsorpsi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik adsorben fly ash sesudah diaktivasi dan menganalisis efisiensi fly ash sebagai material adsorben terhadap penurunan kadar logam tembaga (Cu) pada limbah cair tailing di TSF Serujan 2. Hasil karakteristik adsorben fly ash adalah memiliki kadar air 0,851%, kadar abu 8,212%, dan daya serap iodin 2284,2 mg/g. Kondisi operasi terbaik dalam proses adsorpsi menggunakan adsorben fly ash dengan dosis 0,04 gr/mL dan waktu kontak 30 menit mampu menurunkan kadar logam Cu hingga 84,42%.

 Kata kunci: Adsorben, Fly Ash Batubara, Limbah Cair Tailing, Tembaga

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI