DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | JALAN TERJAL DALAM WUJUD ANTAGONISME PARADIGMATIK GERAKAN LINGKUNGAN HIDUP DI KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | ADISTYA KARAMINA FASYAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-06-16 |
Penelitian dilatarbelakangi adanya perbedaan bentuk pada berbagai gerakan lingkungan hidup di Kalimantan Selatan. Perbedaan tuntutan yang dipengaruhi oleh aliran ideologi, menghambat terwujudnya bentuk kolektivitas dalam pencapaian tujuan gerakan lingkungan hidup itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan: (1) Peta aliran gerakan lingkungan hidup di Kalimantan Selatan. (2) Deskripsi tentang pengaruh aliran gerakan lingkungan hidup terhadap dinamika gerakan lingkungan hidup di Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi terbuka, wawancara mendalam semi terstruktur dan dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat 4 (empat) aliran yang eksis pada gerakan lingkungan hidup di Kalimantan Selatan, yakni: institusional, fungsional, marxisme dan kritis. Aliran fungsional adalah aliran yang paling mendominasi. Aliran fungsional tercermin dalam beberapa gerakan, yaitu Sahabat Bekantan, Borneo Urban Lab, Eco Enzyme Nusantara, Eco Fashion, Putik Bersih dan WALHI Kalimantan Selatan. Terdapat pengaruh aliran kritis dari gerakan Eco Fashion dan gerakan Putik Bersih. Pengaruh dari aliran institusional terlihat dalam gerakan Save Meratus dan XR Meratus. Selain itu, gerakan WKR (Wilayah Kelola Rakyat) oleh WALHI Kalimantan Selatan menunjukkan pengaruh aliran marxisme. Aliran-aliran dari gerakan berimplikasi pada dinamika yang dihadapi oleh gerakan lingkungan hidup. Munculnya varian baru gerakan lingkungan hidup di Kalimantan Selatan memiliki kaitan dengan meluasnya pemahaman tentang aliran gerakan lingkungan hidup. Penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan terhadap berbagai aliran dapat memperkuat gerakan lingkungan. Dengan menggabungkan pendekatan yang berbeda, gerakan seperti Putik Bersih, Save Meratus, dan WALHI Kalimantan Selatan telah membuktikan kemampuannya untuk lebih dinamis dan responsif dalam menghadapi tantangan lingkungan yang kompleks.
Kata kunci: Gerakan lingkungan hidup, aliran gerakan, dinamika gerakan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI