DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS KONTRIBUSI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT TERHADAP EKONOMI DI KABUPATEN PASER KALIMANTAN TIMUR
PENGARANG:MOH. HABIB SOLEHUDDIN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-06-21


Peningkatan perekonomian dapat diukur melalui kenaikan pendapatan nasional /Produk Domestik Bruto (PDRB) dalam jangka waktu panjang, kenaikan pendapatan perkapita dan terciptanya kesejahteraan ekonomi. Subsektor Pertanian dan perkebunan merupakan subsektor yang banyak memberikan kontribusi untuk pembangunan perekonomian Kabupaten Paser . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi perkebunan kelapa sawit terhadap pembangunan ekonomi di Kabupaten Paser dan untuk menganalisis pengaruh luas lahan terhadap kontribusi perkebunan kelapa sawit dalam pembangunan perekonomian di Kabupaten Paser. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Paser dari bulan Februari sampai dengan April tahun 2023. Daerah penelitian diambil dengan pertimbangan bahwa Kabupaten Paser memiliki komoditas kelapa sawit yang cukup lengkap (perkebunan rakyat, perkebunan milik swasta, industri pengolahan kelapa sawit dan sektor pendukung lainnya). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Paser dan Dinas

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Kontribusi sektor kelapa sawit terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kabupaten Paser pada periode tahun 2011 hingga 2022 rata-rata mencapai 2,2 persen. Hal ini terjadi dikarenakan adanya bagian dari Komoditas Kelapa Sawit yang tidak diperhitungkan dalam studi ini, yaitu : produksi dari hasil pengolahan TBS menjadi Barang Setengah Jadi (berupa CPO dan KPO); Pemanfaatan Limbah Industri dan Limbah Kebun; serta Produk Turunan dari Industri hilirnya. Kemudian komoditas Kelapa Sawit menjadi komoditas sektor unggulan di kabupaten Paser periode tahun 2011 sampai dengan tahun 2022 dengan nilai LQ rata-rata seluas 2,1. Dengan nilai LQ > 1, hal ini mengindikasikan bahwasannya kabupaten Paser telah bisa mencukupi kebutuhan TBS untuk bahan mentah yang akan diolah menjadi bahan setengan jadi berupa CPO bahkan bisa melayani kebutuhan wilayah sekitarnya. Dan melalui analisis yang komprehensif (SAR) mengenai luas lahan, produksi, serta pekerja yang terlibat dalam perkebunan kelapa sawit, dapat disimpulkan bahwasannya kontribusi sektor ini terhadap pembangunan ekonomi sangat signifikan. Perekonomian di kabupaten Paser menerapkan regresi Spasial sebagai pendekatan analisis. Dari hasil analisa, ditemukan nilai indeks Moran seluas -0,295 dan P-value seluas 0,477904 yang mengindikasikan bahwasannya luas lahan, pekerja dan produksi tidak berdampak secara signifikan terhadap kontribusi perkebunan kelapa sawit dalam perekonomian tersebut.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI