DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STUDI INDEPENDEN KAJIAN EKSPERIMENTAL DAN ELEMEN HINGGA TIANG PANCANG PRECAST DENGAN DAN TANPA SAMBUNGAN | |
| PENGARANG | : | NOR MUHAMMAD ALPINDI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-05 |
Beton adalah material konstruksi yang sering digunakan dalam berbagai proyek pembangunan, seperti gedung, jembatan, jalan, dan bendungan. Kekuatan dan daya tahan beton menjadikannya pilihan utama untuk infrastruktur. Oleh karena itu, pengawasan kualitas beton menjadi sangat penting dan dapat dilakukan melalui berbagai pengujian. Secara umum, pengujian beton dibagi menjadi dua kategori, yaitu pengujian destruktif dan non-destruktif. Pengujian destruktif melibatkan perusakan beton, sedangkan pengujian non-destruktif dilakukan tanpa merusak beton. Pengujian destruktif umumnya meliputi uji tekan, uji lentur, dan Core Drill, sementara pengujian non-destruktif meliputi uji hammer test dan uji Ultrasonic Pulse Velocity (UPV). Pengujian-pengujian ini membantu mengevaluasi kualitas beton dan memastikan bahwa beton memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan. Biasanya, pengujian dilakukan dengan mengambil beberapa sampel beton segar sebelum pengecoran dan diuji di laboratorium setelah beton berumur 28 hari. Uji tekan dilakukan menggunakan mesin uji tekan, sedangkan uji kuat lentur digunakan untuk mengevaluasi kekuatan balok dengan memberikan beban pada bentang tengahnya. Selain itu, sampel beton juga dapat diambil langsung dari struktur dengan metode Core Drill untuk kemudian diuji tekan. Dalam konstruksi sipil, elemen struktural dibagi menjadi dua, yaitu elemen struktur atas (balok, kolom, dan pelat) dan elemen struktur bawah (pondasi). Pondasi sendiri dibagi menjadi dua jenis, yakni pondasi dangkal dan pondasi dalam. Pondasi dangkal mencakup pondasi batu dan pondasi apung, sementara pondasi dalam meliputi pondasi tiang pancang, tiang bor, dan sebagainya. Penggunaan pondasi dalam, terutama tiang pancang, biasanya dilakukan di daerah dengan tanah lunak untuk mencapai lapisan tanah yang lebih stabil. Pengujian lentur dan sambungan tiang pancang sangat penting karena sambungan yang tidak memadai dapat menyebabkan kegagalan struktural. 2 Pengawasan yang ketat selama proses pengelasan dan pengujian, seperti uji lentur, membantu mengidentifikasi masalah potensial terkait sambungan tiang pancang. Pengujian lentur tiang pancang penting dalam proyek konstruksi bangunan tinggi atau di daerah dengan kondisi tanah yang kompleks. Proses pengujian tiang pancang dilakukan dengan meletakkan tiang pancang pada posisi horizontal pada dua tumpuan, dan di tengah dari benda uji dipasang pembebanan secara bertahap hingga terjadi deformasi atau patah. Tujuan metode ini adalah untuk memperoleh nilai kuat lentur beton normal gunakeperluan perencanaan dan pelaksanaan (SNI SNI 03-4431-1997). Saat pemodelan tiang pancang, tiang pancang sering dimodelkan secara monolit, namun di lapangan terdapat sambungan yang dapat menjadi celah (gap) antara kekuatan perencanaan dan keadaan lapangan. Nilai yang didapat menunjukan bahwa pengujian numerik mensimulasikan kondisi struktur yang sangan ideal (Jati, 2016) Studi independen ini dilaksanakan sebagai bagian dari program Kampus Merdeka, yang dilaksanakan pada tanggal 1 November 2023 hingga 30 April 2024, bekerja sama dengan Dinas PUPR Provinsi dalam proyek pembangunan Tugu Nol Kilometer (surat kerjasama dapat dilihat pada lampiran). Pada tahap ini, mahasiswa akan mengidentifikasi kekuatan lentur struktur tiang pancang yang telah dibuat serta membuat alat pengujian lentur tiang pancang tersebut. Mahasiswa juga terlibat langsung dalam pengecekan eksisting sebelum dilanjutkan kembali pekerjaan bangunan tugu nol tersebut. Penelitian ini akan membahas perbandingan kekuatan antara metode pengujian destruktif dan non-destruktif, serta pengujian kuat lentur untuk mengetahui perbandingan tahanan lentur antara tiang pancang monolit, tiang pancang sambungan las zig-zag, dan tiang pancang sambungan las melingkar. Sebelum melakukan pengujian lentur, perhitungan loading frame juga dilakukan sebagai langkah persiapan untuk melaksanakan pengujian lentur pada tiang pancang.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI