DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Potensi Banjir Berbasis Rainfall Runoff Inundation Model di DAS Barito Kalimantan Selatan
PENGARANG:PUTRI CAHYANINGSIH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-06


Banjir dalam skala luas terjadi di Kalimantan Selatan pada Bulan Januari 2021

dengan puncak kejadian pada tanggal 13-14 Januari 2021. Banjir ini menggenangi

11 (sebelas) kota dan kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan meliputi Kota

Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kab. Banjar, Kab. Barito Kuala, Kab. Tapin, Kab.

Hulu Sungai Tengah, Kab. Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Kab. Tanah

Laut, Kab. Tabalong, dan Kab. Balangan. Bencana banjir tersebut menyebabkan

banyak kerugian baik secara materi maupun non-materi.

Berbagai pihak terkait seperti BPBD, BMKG, BWS, SAR dan lain sebagainya

telah melakukan berbagai upaya manajemen banjir baik sebelum, saat, maupun

setelah kejadian bencana banjir. Sistem peringatan dini dan pemodelan banjir

merupakan salah satu pendekatan yang dapat dilakukan sebelum dan sesaat saat

kejadian banjir terjadi. Hal ini bertujuan untuk dapat meminimalisir dampak

bencana banjir dengan tindak lanjut tanggap darurat. Selain itu, pemodelan banjir

juga dapat mempermudah kegiatan evaluasi daerah terdampak banjir di lapangan.

Pemodelan banjir pada penelitian ini menggunakan Rainfall-Runoff

Inundation (RRI) Model dengan data akumulasi curah hujan (CH) 24 jam dari

penakar hujan Automatic Rain Gauge (ARG) dan estimasi curah hujan 24 jam dari

radar di wilayah penelitian. Adapun wilayah penelitian ialah di wilayah DAS Barito

yang berada yang masuk dalam cakupan radar Kalimantan Selatan, sehingga data?

data yang digunakan adalah data yang mewakili lokasi catchment area daerah

tersebut. Beberapa data lain seperti data topografi, tutupan lahan, dan tinggi muka

air juga digunakan dalam penelitian ini guna meningkatkan akurasi hasil model.

Hasil model ini kemudian dianalisa dan diverifikasi baik secara kualitas maupun

kuantitas dengan data dampak kejadian di lapangan.

Hasil penelitian ini menunjukkan pemodelan banjir RRI saat kejadian banjir

secara kualitatif cukup baik dan representatif menggambarkan kondisi sebaran

inundasi saat kejadian banjir. Secara kuantitatif akurasi RRI model memiliki nilai

agak rendah hingga tinggi dengan nilai korelasi sebesar 0, 4 – 0,86, Pbias sebesar

13,19 – 49,82, dan RMSE sebesar 1,1 – 3,9. Secara keseluruhan akurasi RRI CH

ARG lebih tinggi dibandingkan RRI CH Radar baik secara kualitatif maupun

kuantitatif.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI