DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PRAKTEK GADAI SAWAH PADA PETANI PADI DI DESA JELAPAT I KECAMATAN TAMBAN KABUPATEN BARITO KUALA
PENGARANG:ANIS KURNIASARI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-08


Anis Kurniasari, 2024. Praktek Gadai Sawah pada Petani Padi di Desa Jelapat I Kecamatan Tamban Kabupaten Barito Kuala. Skripsi Program Studi Pendidikan Sosiologi Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing (1) Dr. Yusuf Hidayat, Pembimbing (II) Laila Azkia.

 

Kata Kunci: Gadai Sawah, Petani Padi

 

Tingginya biaya dan kebutuhan hidup yang semakin hari semakin meningkat, membuat sebagian masyarakat petani padi kesulitan dalam mencukupi kebutuhan hidupnya. Sehingga membuat mereka harus mencari jalan keluarnya secara cepat yaitu dengan mencari pinjaman uang melalui lahan persawahan yang digadaikannya sebagai jaminan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menggambarkan proses dalam praktek gadai sawah. (2) menganalisis dampak dari praktek gadai sawah terhadap kesejahteraan petani padi.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Sumber data dipilih secara purposive sampling dan informan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis hasil penelitian menggunakan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi yang terdiri dari triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu., dan menggunakan bahan referensi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proses dalam praktek gadai sawah yaitu: a) pemilik gadai mencari penerima gadai yang berasal dari keluarga, teman maupun orang lain, b) pemilik gadai melengkapi berkas-berkas seperti kwitansi, sertifikat sawah dan lainnya, c) terjadinya akad gadai sawah sekaligus pembuatan perjanjian secara lisan dan tertulis, d) penebusan sawah gadaian dan pengembalian uang serta kwitansi kepada pemiliknya. (2) Dampak dari praktek gadai sawah terhadap kesejahteraan petani pemilik gadai yaitu dapat mempergunakan kembali sawah yang telah digadaikannya, diberikannya kemudahan dalam perpanjangan pengembalian pinjaman uang oleh penerima gadai, serta tidak dibebankan bunga atau biaya berlebih ketika mengembalikan uang pinjaman melewati dari batas perjanjian. Sedangkan dampak kesejahteraan yang dirasakan petani penerima gadai yaitu memperoleh bagian dari hasil panen atas sawah gadaian dalam setiap tahunnya selama sawah gadaian belum ditebusi pemilik gadai, dan uang yang dipinjamkannya dikembalikan secara utuh tidak dikembalikan secara sedikit demi sedikit.

Berdasarkan dari hasil penelitian ini, disarankan bagi pihak terkait untuk selalu tolong-menolong terlebih kepada petani yang mengalami kesulitan dalam hal pemenuhan kebutuhan ekonomi rumah tangganya. Diharapkan juga agar sawah gadaian selalu dapat dipergunakan oleh pemilik gadai, agar masing-masing pihak yang melakukan gadai sawah dapat memperoleh keuntungan dari praktek gadai sawah tersebut.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI