DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERAN YAYASAN BINA BANUA PENDAMAI DALAM MELESTARIKAN PERMAINAN TRADISIONAL DI JALAN TELUK TIRAM DARAT GANG PENDAMAI KELURAHAN TELAWANG KECAMATAN BANJARMASIN BARAT KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | DESY ARUM RAMADAYANTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-08 |
Desy Arum Ramadayanti, 2023. Peran Yayasan Bina Banua Pendamai Dalam Melestarikan Permainan Tradisional Di Jalan Teluk Tiram Darat Gang Pendamai Kelurahan Telawang Kecamatan Banjarmasin Barat Kalimantan Selatan. Skripsi Program Studi Pendidikan Sosiologi. Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing (I) Wahyu, (II) Laila Azkia.
Kata Kunci : Peran, Melestarikan, Permainan Tradisional.
Penting untuk menciptakan keseimbangan antara penggunaan teknologi modern dengan melestarikan permainan tradisional. Pelestarian dilakukan oleh berbagai organisasi dalam masyarakat salah satunya adalah Yayasan. Dengan mendirikan yayasan, seseorang dapat ikut berperan, bertanggung jawab secara moral. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan: (1) peran Yayasan Bina Banua Pendamai dalam melestarikan permainan tradisional, (2) kendala Yayasan Bina Banua Pendamai dalam melestarikan permainan tradisional.
Metode yang digunakan yaitu penelitian kualitatif, peneliti sebagai instrument kunci, serta sumber data yang dipilih secara purposive sampling. Dalam penelitian ini peneliti memilih narasumber sebagai informan yang memenuhi kriteria. Informan dalam penelitian ini berjumlah 3 orang informan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data yang digunakan yaitu perpanjangan pengamatan, ketekunan pengamatan, triangulasi (sumber, waktu, dan teknik) dan membercheck.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Yayasan Bina Banua Pendamai dalam pelestarian kearifan lokal permainan tradisional di Banjarmasin yaitu: (a) Mengadakan kegiatan permainan tradisional khususnya Kalimantan Selatan. (b) Mensosialisasikan permainan tradisional dengan media elektronik dan media sosial Youtube, guna permainan tradisional tetap lestari dikalangan anak muda modern saat ini. (c) Memfasilitasi dan memproduksi peralatan atau media bermain permainan tradisional. dan (d) Mempraktikkan kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari dengan menerapkan nilai-nilai karakter yang ada pada permainan tradisional. 2) Kendala yang dihadapi Yayasan Bina Banua Pendamai dalam melestarikan permainan tradisional, yaitu (a) Sumber Daya Manusia (SDM), (b) Sarana dan prasarana, dan (c) Mengelola permainan tradisional.
Berdasarkan hasil penelitian ini, Yayasan Bina Banua Pendamai tetap menjalankan perannya sebagai pelestari kearifan lokal permainan tradisional sehingga permainan tradisional di Kalimantan Selatan tetap bertahan kelestariannya di tengah perkembangan zaman saat ini. Yayasan Bina Banua Pendamai diharapkan lebih memperhatikan kendala-kendala yang dihadapi pada organisasi sehingga dalam menjalankan proses kegiatan-kegiatannya dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang diinginkan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI