DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS NILAI INDEKS DMF-T SISWA YANG MENGGOSOK GIGI MENGGUNAKAN AIR SUMUR DI WILAYAH PANTAI SWARANGAN
PENGARANG:AIDA YANTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-09


Latar belakang: Kerusakan gigi terutama karies atau gigi berlubang adalah penyakit yang paling sering kita jumpai dan mengganggu kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat. Prevalensi masyarakat yang memiliki masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia sebesar 45,3% dengan persentase di Provinsi Kalimantan Selatan sekitar 46,9% pada tahun 2018 dengan tingkat keparahan kerusakan gigi atau indeks DMF-T dengan skor 7,2. Masalah kesehatan gigi dan mulut di Provinsi Kalimantan Selatan dengan prevalensi tinggi salah satunya di kabupaten Tanah Laut yaitu 44,73%. Tujuan: untuk menganalisis nilai indeks DMF-T siswa UPTD SMPN 6 Jorong yang menggosok gigi menggunakan air sumur gali berdasarkan jarak 140–712 meter dan jarak 713-1.300 meter dari pinggir pantai.  Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Responden dan sampel diambil dengan teknik simple random sampling, besar responden pada penelitian ini sebanyak 50 orang masyarakat. Hasil: penelitian menunjukkan indeks DMF-T pada siswa yang menggosok gigi menggunakan air sumur gali berdasarkan jarak 140–712 meter sebesar 6,0, sedangkan indeks DMF-T pada siswa yang menggosok gigi menggunakan air sumur gali berdasarkan jarak 713–1.300 meter sebesar 4,25 dengan nilai p yang didapatkan adalah 0,182>0,05.Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan nilai indeks DMF-T yang signifikan antara siswa yang menggunakan air sumur gali jarak 140–712 meter dan jarak 713-1.300 meter dari pinggir pantai.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI