DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERILAKU TERKAIT SISTEM DIGESTIF BEKANTAN (Nasalis larvatus) MELALUI OBSERVASI SINGKAT DI PUSAT REHABILITASI BEKANTAN-SAHABAT BEKANTAN INDONESIA DAN PULAU CURIAK | |
| PENGARANG | : | DEVITA SETYORINI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-11 |
Bekantan merupakan primata yang persebarannya hanya ditemukan di pulau Kalimantan dan tergolong hewan terancam punah (endangered species) oleh IUCN, sehingga diperlukan perlindungan khusus yaitu dengan upaya konservasi untuk dapat mengurangi tingkat penurunan populasi. Dalam pelaksanaan konservasi terhadap fauna endemik bekantan, diperlukan data-data mengenai morfologis, anatomis, maupun perilaku dari hewan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji perilaku makan, minum, urinasi dan defekasi bekantan (Nasalis larvatus) di Pusat Rehabilitasi Bekantan-Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) dan Pulau Curiak. Penelitian ini menggunakan metode scan sampling untuk pengamatan perilaku makan, minum, urinasi, dan defekasi bekantan serta wawancara sebagai data pelengkap. Dua ekor bekantan betina di Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia dan bekantan yang terdapat di Pulau Curiak diamati selama kurun waktu 1 Bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku makan mendominasi keseluruhan perilaku dengan persentase sebesar 40,17% di SBI dan 97,34% di Pulau Curiak, sedangkan perilaku minum memiliki persentase terendah di kedua lokasi. Persentase perilaku urinasi bekantan yaitu 39,46% di SBI dan 1,52% di pulau curiak, sedangkan perilaku defekasi memiliki persentase 15,56% di SBI dan 1,14% di Pulau Curiak. Perilaku bekantan tertinggi di kedua lokasi terjadi pada rentang waktu sore hari mulai pukul 14.00-18.00, sedangkan perilaku terendah terjadi pada rentang waktu siang hari mulai pukul 10.00-14.00.
Kata kunci: Bekantan, perilaku, Pulau Curiak, SBI, scan sampling
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI