DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Strategi Pemberdayaan Masyarakat Miskin Berdasarkan Pola Spasial di Kabupaten Tapin
PENGARANG:EVI SELVI ADRIANI DEWI SAFITRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-12


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah faktor pendidikan, kesehatan, pengangguran, kepemilikan aset, dan infrastruktur jalan berpengaruh secara simultan terhadap pola spasial kemiskinan di Kabupaten Tapin.Hasil akhirnya akan menentukan strategi pemberdayaan masyarakat miskin di Kabupaten Tapin.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik statistik dan mengikuti desain deskriptif korelasional. Teknik pengumpulan data melalui penelitian kepustakaan, observasi, dan angket. Analisis regresi linier berganda untuk menganalisis apakah faktor pendidikan, kesehatan, pengangguran, kepemilikan aset, dan infrastruktur jalan berpengaruh signifikan secara parsial dan simultan terhadap pola spasial kemiskinan di Kabupaten Tapin. Selain itu, analisis SWOT digunakan dalam menentukan strategi pemberdayaan masyarakat miskin di Kabupaten Tapin.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pendidikan, kesehatan, pengangguran, kepemilikan aset, dan infrastruktur jalan mempunyai pengaruh signifikan secara parsial dan simultan terhadap kemiskinan baik di ketiga kecamatan maupun di Kabupaten Tapin secara keseluruhan. Strategi utama pemberdayaan masyarakat miskin di Kabupaten Tapin adalah strategi Strength-Opportunity (S-O). Hal ini antara lain melalui peningkatan peran perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat miskin melalui pengembangan produk komoditas unggulan dan peningkatan jumlah wirausaha lokal sebagai bagian dari strategi prioritas pemerintah daerah untuk mengentaskan kemiskinan. Rekomendasi bagi Pemerintah Kabupaten Tapin untuk memberdayakan masyarakat miskin secara ekonomi antara lain dengan meningkatkan taraf pendidikan dan kesehatan masyarakat, antara lain dengan menyediakan infrastruktur untuk memudahkan akses terhadap fasilitas pendidikan dan kesehatan, mengurangi pengangguran melalui peningkatan program padat karya, dan membangun infrastruktur jalan untuk mencapai tujuan tersebut. mengentaskan keterasingan daerah rawan kemiskinan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI