DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PRODUKTIVITAS dan RENDEMEN KERAJINAN ANYAMAN PURUN DANAU (Lepironia articulata Domin) di DESA SARDANGAN KECAMATAN KUSAN TENGAH KABUPATEN TANAH BUMBU KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:NOR AINAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-15


ABSTRAK. NOR AINAH (2024), PRODUKTIVITAS DAN RENDEMEN KERAJINAN ANYAMAN PURUN DANAU (Lepironia articulata Domin) DI DESA SARDANGAN KECAMATAN KUSAN TENGAH KABUPATEN TANAH BUMBU KALIMANTAN SELATAN. Di bawah bimbingan Bapak Ir. Budi Sutya, M.P. dan Bapak Ir. H. Kurdiansyah, M.P. Penelitian ini yaitu bertujuan untuk mengenalisi dan mengetahui besarnya produktivitas dan rendemen serta kontribusi terhadap pendapatan pada kerajinan anyaman tikar purun di Desa Sardangan, Kusan Tengah, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan. Metode yang digunakan yaitu observasi langsung di lokasi penelitian dan wawancara terhadap pengrajin anyaman tikar purun di Desa Sardangan menggunakan sensus yang di ambil 100% berjumlah 15 orang pengrajin anyaman tikar purun. Kerajinan anyaman tikar purun merupakan mata pencaharian sebagai usaha kecil rumahan secara turun temurun dan di ajari sejak kecil pada setiap pengrajin anyaman di Desa Sardangan, Kecamatan Kusan Tengah, Kabupaten Tanah Bumbu. Pengrajin anyaman tikar purun di Desa Sardangan pada umumnya mayoritas didominasi oleh ibu rumah tangga. Hasil penelitian di peroleh bahwa besarnya produktivitas / (Buah/Jam) kerajinan anyaman tikar purun di Desa Sardangan nilai tertinggi yang pertama yaitu responden Sari sebesar 6,50 / (Buah/Jam) kedua Rohani 6,83 / (Buah/Jam) dan Masliani 6,93 / (Buah/Jam) sedangkan nilai terendah yaitu responden Neneng sebesar 9,87 / (Buah/Jam) dengan nilai keseluruhan rata-rata produktivitas / (Buah/Jam) yaitu 8,41 buah/jam. Besarnya rendemen pada kerajinan anyaman tikar purun di Desa Sardangan Kecematan Kusan Tengah berkisar antara 76,90% sampai 88,16% dengan nilai rata-rata rendemennya yaitu sebesar 83,02%. Beberapa hal faktor mempengaruhi usaha perkembangan maupun produktivitas kerja pada kerajinan anyaman tikar purun yaitu diantaranya kualitas bahan baku, cuaca atau iklim yang tidak mendukung sering terjadi hujan sehingga menyebabkan terjadinya hujan dan ditambah kiriman air dari hulu, usia yang sudah tidak lagi muda dapat mempengaruhi tinggi rendahnya produktivitas kerja, tingkat pendidikan, semangat dan ketelatenan serta pengalaman walaupun secara fisik menurun. Penrajin anyaman biasanya menggunakan alat tumbuk purun mesin Lasung Purun dan menggunakan alat tradisional atau manual dari bahan kayu ulin hal tersebut juga dapat mempengaruhi hasil produktivitas kerja pengrajin anyaman purun di Desa Sardangan

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI