DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STUDI SIFAT FISIKA DAN GEOKIMIA TANAH GAMBUT DI KECAMATAN SUNGAI TABUK KABUPATEN BANJAR | |
| PENGARANG | : | NADIA FEBRIANA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-16 |
Indonesia memiliki lahan gambut terluas di antara negara tropis lainnya, yaitu sekitar 21 juta hektar yang tersebar di berbagai wilayah, salah satunya adalah di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan sifat fisika tanah gambut meliputi kadar air, densitas bulk dan partikel, porositas, serta permeabilitasnya pada kedalaman 30, 50, 100, dan 150 cm, lalu menentukan sifat geokimia dari tanah gambut dengan menggunakan uji FTIR untuk mengetahui gugus fungsi serta uji XRD untuk mengetahui mineral yang terkandung di dalamnya. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, didapatkan nilai kadar air berkisar antara 54,1% hingga 119,8%, nilai densitas bulk berkisar antara 0,32 gr/cm3 hingga 0,46 gr/cm3 , nilai densitas partikel berkisar antara 0,59 gr/cm3 hingga 0,81 gr/cm3 , nilai porositas berkisar antara 42,1% – 46%, nilai permeabilitas berkisar antara 0,16 cm/jam – 10,1 cm/jam, dan nilai tortuositas berkisar antara 0,93 hingga 0,95. Berdasarkan beberapa sifat fisika tersebut, tanah gambut digolongkan sebagai tanah gambut dengan tingkat kematangan saprik. Hasil sifat geokimia menunjukkan bahwa tanah gambut tersusun atas material organik dan anorganik. Material organik ditunjukkan oleh hasil spektra FTIR yakni adanya gugus grup karbon (C) serta material anorganik yang ditunjukkan oleh hasil XRD dengan mineral utama adalah kuarsa serta unsur utamanya berupa unsur Si, Na, Al, Fe, dan Mg.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI