DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Kinerja Larva Black Soldier Fly (Hermetia Illucens) Dalam Mereduksi Limbah Organik | |
| PENGARANG | : | HAIRUDINSYAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-19 |
Ditemukan berbagai jenis limbah organik seperti ampas tahu dan solid decanter. Limbah ampas tahu adalah produk sampingan dari pembuatan tahu yang mengandung kadar protein yang tinggi dan limbah solid decanter adalah limbah padat yang dihasilkan dari pengolahan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang kaya akan protein, lemak, dan selulosa, tetapi seringkali tidak dimanfaatkan sepenuhnya dan cenderung dibuang begitu saja, yang dapat mencemari lingkungan serta perlunya penanganan khusus. Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah memanfaatkan Black Soldier Fly (BSF) atau Hermetia Illucens untuk mengurangi jumlah limbah organik yang dihasilkan mereduksi limbah organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan larva BSF dalam mereduksi limbah organik dan pengaruh lama waktu penguraian terhadap efektivitas mereduksi limbah organik khususnya limbah ampas tahu dan limbah solid decanter. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor, yakni media tumbuh yang terdiri 2 taraf, yaitu ampas tahu dan solid decanter dan waktu penguraian limbah organik terdiri atas 7 taraf, serta satu perlakuan sebagai kontrol dan diulang sebanyak 2 kali, sehingga terdapat 21 satuan percobaan. Parameter pengamatan meliputi pengukuran kadar air, pH, C,N,P dan K media tumbuh, uji kandungan rasio C/N media tumbuh larva BSF dan efektivitas reduksi limbah organik menggunakan larva BSF. Analisis data yang digunakan adalah ANOVA (Analysis of Variance) dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test dengan taraf 5% (0.05). Berdasarkan hasil penelitian, perbedaan media tumbuh berpengaruh terhadap kadar air, pH, kandungan C,N,P,K, rasio C/N dan reduksi limbah organik yang berbeda terhadap kemampuan larva BSF dalam mereduksi limbah ampas tahu dan limbah solid decanter yaitu 79% dan 89%. Efektivitas larva BSF dalam mereduksi limbah organik dipengaruhi oleh jenis limbah dan dan lama penguraian. Pada limbah ampas tahu efektif hingga hari ke 9 sedangkan pada limbah solid decanter larva BSF mampu mereduksi secara efektif hingga hari ke 12.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI