DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH GEL EKSTRAK AKAR PECUT KUDA (Stachytarpheta jamaicensis (L)Vahl) KONSENTRASI 6% DAN 10% TERHADAP EPITELISASI (Studi In Vivo Pada Luka Eksisi Mukosa Bukal Tikus Wistar (Rattus norvegicus))
PENGARANG:HABIBI NAUFAL JATMIKO
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-19


Latar belakang: Tanaman pecut kuda merupakan tanaman dari kalimantan Selatan yang dapat dijadikan sebagai obat alternatif dalam penyembuhan luka. Pada penelitian sebelumnya sediaan tanaman pecut kuda diketahui mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, dan tannin yang memiliki efek anti bakteri dan anti inflamasi sekaligus dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gel ekstrak akar pecut kuda konsentrasi 6% dan 10% terhadap ketebalan epitel pada proses penyembuhan luka rongga mulut. Metode: penelitian ini menggunakan metode true experiment dan rancangan posttest only with control group design. Pada penelitian ini menggunakan 28 ekor tikus wistar yang dibagi menjadi 4 kelompok dimana kelompok kontrol negatif diberikan basis gel, kontrol positif diberikan povidone iodine 10% dan kelompok perlakuan diberikan gel ekstrak akar pecut kuda konsentrasi 6% dan 10%. Perlakuan dilakukan sampai hari ke-7 dan dilakukan pengambilan jaringan untuk mengukur ketebalan jaringan epitel mukosa mulut menggunakan perangkat lunak image raster. Hasil: Hasil dari analisa data menggunakan uji One Way ANOVA menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna pada kelompok perlakuan terhadap kelompok kontrol negatif. Kesimpulan: Gel ekstrak akar pecut kuda memiliki pengaruh terhadap proses re[1]epitelisasi dilihat dari peningkatan ketebalan epitel pada hari ke-7

Kata kunci: Penyembuhan luka mukosa, Ekstrak akar pecut kuda, Epitelisasi

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI