DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN STATUS GIZI, ANEMIA, DAN LINGKUNGAN KERJA NON FISIK TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA (Studi Observasional Analitik Pada Pekerja Wanita Pencetak Batu Bata di Desa Gudang Tengah Kecamatan Sungai Tabuk) | |
| PENGARANG | : | AHMAD BEREZKY | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-21 |
Produktivitas adalah suatu perbandingan antara keluaran (output) dan masukan (input) per satuan waktu. Produktivitas kerja Indonesia menurun dari 2019 hingga 2020. Demikian juga, produktivitas tenaga kerja di industri manufaktur mengalami penurunan signifikan dari 2016 hingga 2020. Status gizi, anemia, dan lingkungan kerja non-fisik sangat mempengaruhi produktivitas pekerja wanita pencetak batu bata di Desa Gudang Tengah. Gizi yang kurang optimal dan anemia menurunkan energi dan fokus kerja, sementara lingkungan kerja non-fisik yang tidak kondusif mengganggu produktivitas. Penelitian ini menemukan bahwa 16 dari 42 pekerja wanita pencetak batu bata di Desa Gudang Tengah tidak produktif atau tidak mencapai target. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan produktivitas kerja, yaitu status gizi, anemia, dan lingkungan kerja non-fisik, menggunakan desain cross-sectional. Hasil analisis menunjukkan hubungan signifikan antara produktivitas kerja dengan status gizi (p-value 0,033), anemia (p-value 0,026), dan lingkungan kerja non-fisik (p-value 0,032). Berdasarkan hasil temuan terdapat 14 pekerja dengan status gizi tidak normal, 16 pekerja dengan hemoglobin darah kategori anemia dan 12 pekerja dengan lingkungan kerja non-fisik tidak mendukung. Hasil dalam penelitian ini menawarkan rekomendasi kepada pekerja melakukan pemeriksaan kadar Hb secara rutin di Puskesmas, mengkonsumsi tablet tambah darah, mengikuti konseling gizi, serta meningkatkan social bonding antara pekerja dan pemilik usaha. Pemilik usaha juga disarankan memberikan bonus uang bagi pekerja yang melebihi target produksi.
Kata kunci: Status Gizi, Anemia, Lingkungan Kerja Non-Fisik, Produktivitas Kerja
Productivity is a comparison between output and input per unit of time. Indonesia's labor productivity decreased from 2019 to 2020. Similarly, labor productivity in the manufacturing industry experienced a significant decline from 2016 to 2020. Nutritional status, anemia, and non-physical work environment greatly affect the productivity of female brick makers in Gudang Tengah Village. Suboptimal nutrition and anemia reduce energy and work focus, while an unconducive non-physical work environment disrupts productivity. This study found that 16 out of 42 female brick makers in Gudang Tengah Village were not productive or did not meet targets. This study aims to analyze the factors related to work productivity, namely nutritional status, anemia, and non-physical work environment, using a cross-sectional design. The analysis results showed a significant relationship between work productivity and nutritional status (p-value 0.033), anemia (p-value 0.026), and non-physical work environment (p-value 0.032). Based on the findings, there were 14 workers with abnormal nutritional status, 16 workers with anemia-level blood hemoglobin, and 12 workers with an unsupportive non-physical work environment. The results of this study offer recommendations for workers to regularly check Hb levels at the community health center, consume iron tablets, participate in nutritional counseling, and improve social bonding between workers and business owners. Business owners are also advised to provide cash bonuses for workers who exceed production targets.
Keywords: Nutritional Status, Anemia, Non-Physical Work Environment, Work Productivity
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI