DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH KONSENTRASI BAP (BENZIL AMINO PURIN) TERHADAP MULTIPLIKASI SUBKULTUR TUNAS PISANG KEPOK TIMBATU
PENGARANG:JESSA KARINA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-22


Pisang kepok putih dikenal oleh masyarakat di Kecamatan Tabunganen, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan dengan nama kepok timbatu. Pisang kepok timbatu memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi bahan baku tepung pisang sehingga berpotensi dibudidayakan secara luas. Hal ini akan berdampak pada kebutuhan bibit dalam skala besar. Kebutuhan akan tanaman pisang ini sendiri memiliki kendala yaitu ketersediaan bibit tanaman yang sedikit. Solusi untuk mengatasi masalah ini adalah menggunakan teknik mikropropagasi. Teknik ini dapat menghasilkan bibit yang banyak dalam waktu singkat yang keberhasilannya dipengaruhi oleh penggunaan zat pengatur tumbuh BAP. BAP banyak digunakan dalam kultur jaringan untuk menstimulasi pembentukan tunas dan multiplikasi tunas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi BAP dan konsentrasi BAP terbaik terhadap multiplikasi subkultur tunas pisang kepok timbatu. Desain pada penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu konsentrasi BAP (3, 5, 7, dan 9 mg L-1), dengan terdapat 5 kali ulangan pada setiap perlakuan, sehingga terdapat 20 satuan perlakuan.  Masing-masing satuan percobaan terdiri atas 4 botol dengan demikian terdapat 80 botol tanam.  Pengamatan meliputi waktu muncul browning, persentase browning, waktu muncul tunas, jumlah tunas, jumlah daun, waktu muncul akar, jumlah akar, dan tinggi tunas. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa konsentrasi BAP tidak berpengaruh nyata terhadap semua variabel pengamatan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI