DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KAJIAN TEKNIS SIKLUS DEVELOPMENT SEBAGAI PENDUKUNG PELEDAKKAN DRAWBELL PADA LEVEL EXTRACTION AREA GRASBERG BLOCK CAVE (GBC) UNDERGROUND MINE PT FREEPORT INDONESIA
PENGARANG:ANNISA AKCAYA PUTRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-23


Penelitian ini menganalisis faktor-faktor keterlambatan peledakan drawbell dalam metode penambangan bawah tanah block caving di Area Grasberg Block Cave (GBC) PT. Freeport Indonesia. Metode fishbone  digunakan untuk mengidentifikasi penyebab keterlambatan, dengan pendekatan kuantitatif yang mengumpulkan data primer dari lapangan dan data sekunder dari perusahaan. Temuan utama menunjukkan bahwa kegiatan development adalah penyebab utama keterlambatan dalam siklus pembangunan drawbell, Hasil analisis menunjukkan bahwa kegiatan development menjadi penyebab utama keterlambatan dalam siklus peledakan drawbell, didapatkan bahwa waktu ideal yang dibutuhkan untuk pengerjaan development pada area panel 15/16 drawpoint 38 didapatkan bahwasanya dibutuhkan selama 585 jam atau 36 hari untuk menembus drawbell dan menghubungkan 2 drawpoint, dengan besar persentase pengaruh keterlambatan yang diberikan sebesar 56% dari seluruh tahapan kegiatan, setelah dilakukan analisis data didapatkan lamanya waktu ideal yang dibutuhkan untuk pengerjaan development yaitu selama 260 jam atau 16 hari. Untuk menentukan faktor penghambat maka dilakukan analisis terhadap 30 round blasting development pada beberapa area agar mendapatkan kriteria delay merata pada  area level  extraction Analisis terhadap 30 round blasting development mengidentifikasi faktor penghambat utama yaitu delay un-plan dengan durasi 264 jam dari total 25 kegiatan. Rekomendasi penelitian ini menekankan pada pengurangan delay dan peningkatan efisiensi melalui manajemen waktu operasional alat mekanis dan penggunaan waktu kerja yang optimal.

 

Kata kunci:  Block Caving, Drawbell, Keterlambatan, Efisiensi

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI