DIGITAL LIBRARY



JUDUL:UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI N-HEKSANA DAN ETIL ASETAT DAUN GALING (Cayratia trifolia L.) TERHADAP BAKTERI Pseudomonas aeruginosa DAN Staphylococcus aureus
PENGARANG:MARSELLA SEPTA DERANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-23


Galing (Cayratia trifolia L.) merupakan tumbuhan sebagai herbal yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan konsentrasi hambat minimum serta konsentrasi bunuh minimum dari fraksi n-heksana dan etil asetat daun C. trifolia terhadap bakteri P. aeruginosa dan S. aureus diekstraski dengan etanol 96% lalu difraksinasi cair-cair dengan n-heksana dan etil asetat. Metode difusi cakram (Kirby-Bauer) digunakan untuk pengujian antibakteri dengan sampel fraksi n-heksana, dan fraksi etil asetat daun C. trifolia konsentrasi 1%, 2%, dan 4%. Kontrol positif yang digunakan adalah siprofloksasin dan kontrol negatif adalah DMSO 5%. Penentuan KHM menggunakan metode dilusi cair sedangkan KBM menggunakan metode gores pada media spesifik. Hasil yang diperoleh menunjukkan fraksi n-heksana konsentrasi 1%, 2%, dan 4% mampu menghambat bakteri P. aeruginosa secara berturut-turut 7,81;9,31; dan 10,1 mm, sedangkan terhadap S. aureus berturut-turut 6,67; 7,35; dan 8,8 mm. dan pada fraksi etil asetat belum mampu menghambat bakteri P. aeruginosa dan S. aureus. Nilai KBM fraksi n-heksana terhadap P. aeruginosa 0,5%, sedangkan terhadap S. aureus 0,03125%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa fraksi n-heksana daun C. trifolia memiliki aktivitas antibakteri, sedangkan fraksi etil asetat tidak memiliki aktivitas antibakteri.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI