DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pelestarian Lanskap Budaya Situs Candi Agung di Kalimantan Selatan dalam Perspektif Masyarakat Lokal | |
| PENGARANG | : | Imam Hindarto | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-24 |
Situs Candi Agung merupakan salah satu tempat dalam lanskap budaya di kawasan hulu Sungai Nagara yang mempunyai arti atau makna tersendiri bagi masyarakat setempat. Pengelolaan situs ini telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kendati demikian, pengelolaannya belum mengoptimalkan seluruh komponen lanskap yang terdiri atas fisik-naturalistik, sejarah-budaya, dan sosial simbolis. Sebagai lanskap budaya asosiatif, pengelolaan situs ini juga belum sepenuhnya melibatkan masyarakat setempat khususnya dalam perencanaan pelestarian. Bertolak dari hal tersebut, penelitian ini mengusung permasalahan; (a) signifikansi lanskap budaya Situs Candi Agung dalam perspektif masyarakat setempat; (b) permasalahan yang terkait dengan pelestarian lanskap budaya Situs Candi Agung dalam perspektif masyarakat setempat; dan (c) strategi pelestarian lanskap budaya Situs Candi Agung.
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis; (a) signifikansi lanskap budaya Situs Candi Agung; (b) permasalahan yang terkait dengan pelestarian lanskap budaya Situs Candi Agung; dan (c) strategi pelestarian lanskap budaya Situs Candi Agung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tahapan; pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penyimpulan. Pengumpulan data dilakukan di Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Kondensasi data dilakukan melalui pengkodean informasi-informasi penting dalam transkripsi. Validasi data dilakukan dengan teknik triangulasi, member check, dan ketekunan pengamatan. Pembahasan dan penyimpulan permasalahan disajikan secara deskriptif-kualitatif dengan narasi lugas dilengkapi grafik, tabel dan foto.
Hasil penelitian memberikan gambaran tiga bentuk hubungan antara manusia (subjek) dengan lanskap budayanya, yaitu; subjek-lingkungan fisik-kawasan wisata Situs Candi Agung; subjek-kawasan wisata Situs Candi Agung-ziarah; dan subjek-kawasan di luar kawasan wisata Situs Candi Agung-ritus.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, signifikansi lanskap budaya Situs Candi Agung terdiri atas; nilai sejarah dan arkeologi, nilai lingkungan, nilai spiritual, nilai tradisi ritus, nilai identitas personal, dan nilai ekonomis. Permasalahan pelestarian lanskap budaya Situs Candi Agung meliputi; perubahan budaya; pembangunan infrastruktur, pengelolaan situs, kurangnya informasi pengetahuan ilmiah, dan penataan ruang. Strategi pelestarian lanskap budaya dapat dilakukan dengan pendekatan kolaboratif adaptif melalui dua tahapan. Tahap pertama dengan menyusun visi pelestarian bersama melalui pemahaman terhadap model mental masyarakat setempat. Tahap kedua, menyusun kerangka strategi pengelolaan melalui pembentukan komunitas praktis, menciptakan konektivitas, dan pembelajaran sosial.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI